Riset: Pertumbuhan Perbankan Digital Menawan, Tapi Masih Banyak Tantangan!

F5 perbankan digital

Selular.ID – Pertumbuhan perbankan digital/neo bank dapat respon positif. Namun, F5,  merek dagang multi cloud, memaparkan masih ada tantangan bagi penyedia layanan.

Laporan Google, Temasek, dan Bain e-Conomy 2019 menyebutkan bahwa Indonesia memiliki 92 juta penduduk setara dengan 33% populasinya tanpa rekening bank.

Wawasan ini menimbulkan kekhawatiran karena tanpa rekening bank orang tidak memiliki akses ke layanan keuangan, sehingga menempatkan mereka lebih berisiko terhadap dampak negatif dari kesehatan atau krisis lainnya.

Baca Juga: F5 Sebut Adanya Perubahan Sejumlah Layanan Aplikasi di Indonesia

Karena, tanpa akses ke layanan keuangan, warga yang tidak memiliki rekening bank tidak akan mampu keluar dari kemiskinan dan kekurangan sumber daya untuk membangun mata pencaharian yang lebih baik.

Firma pengetahuan berbasis teknologi, Twimbit, dalam laporannya, bertajuk “Neobanks drive financial inclusion in ASEAN,” memperkirakan bahwa jumlah warga negara Indonesia yang tidak memiliki rekening bank telah turun menjadi 83 juta.

Tren ini kemungkinan merupakan hasil dari digitalisasi yang cepat selama pandemi, memicu optimisme percepatan inklusi keuangan yang akan bermanfaat bagi jutaan orang.

Transformasi digital yang cepat dalam beberapa tahun terakhir juga melihat pertumbuhan neobank sebagai bagian penting dari gambaran tersebut.

Baca Juga: F5: Demi Menjaga Privasi Data Nasional, Keamanan Siber Harus Lebih Diperkuat!

Twimbit menyatakan bahwa di antara 24 neobank aktif di ASEAN, enam melayani Indonesia, termasuk tiga digital spin-off dan satu neobank berlisensi standalone.

Perbankan digitaltersebut adalah Jenius by BTPN, TMRW by UOB, Jago, Motionbanking by MNC Bank, LINE Bank by Bank KEB Hana, dan BCA Digital.

Dalam State of Application Strategy Report  Financial Services Edition (SOAS BFSI) 2022, F5 memaparkan temuan yang menunjukkan tren positif tentang bagaimana bank, layanan keuangan, dan asuransi mengambil langkah untuk menangkap peluang yang datang dengan transformasi digital.

Halaman Selanjutnya: 

Apa Tantangannya?

Baca Juga: Cara Aman dan Terpercaya Memilih Bank Digital yang Kini Kian Menjamur