Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Menkominfo Siapkan Internet Satelit untuk Museum Pulau Rinca

Menteri Kominfo Johnny G Plate paparkan internet satelit museum Pulau Rinca.
Menteri Kominfo Johnny G Plate paparkan internet satelit museum Pulau Rinca.

Selular.ID – Pemerintah menyiapkan fasilitas layanan internet yang terhubung dengan satelit di Museum Kawasan Pulau Rinca, Mangarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Hal ini oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate sampaikan.

Johnny menyatakan layanan internet satelit di Museum Pulau Rinca sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo bulan Juli 2022.

Baca juga: Di Ajang Selular Award 2022, Smartfren Bawa Pulang 4 Penghargaan

“Kepala Negara meminta layanan infrastruktur telekomunikasi harus lebih meningkat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (16/8/2022).

“(Presiden) minta memasang akses internet untuk Museum Rinca yang langsung terhubung ke satelit,” sambungnya.

TONTON JUGA:

Menteri Johnny menyatakan BAKTI Kementerian Kominfo akan menyediakan akses internet sebesar 30 Mbps.

“Itu yang saya sampaikan ke Istana sebelumnya 10 Mbps. Ternyata kita bisa menyediakan sampai 30 Mbps,” jelasnya.

Penyediaan infrastruktur digital di lima lokasi Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) merupakan bagian dari akselerasi transformasi digital.

Baca juga: Alasan Kominfo Memblokir PSE Paypal hingga Game, Bagaimana Situs dan Aplikasi Lainnya?

Menurut Menkominfo hal itu dilaksanakan melalui kolaborasi dengan semua pihak.

“Karena telekomunikasi harus menjadi enabler, karena tidak saja masalah di infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi, tapi juga di enabling-nya,” jelas Johnny.

“Ini yang harus kerja kolaboratif oleh semua semua pihak,” lanjutnya.

Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Anang Latif menjelaskan penyediaan akses satelit swasta membutuhkan biaya mahal.

Oleh karena itu, Kementerian Kominfo menyiapkan peluncuran Satelit Republik Indonesia (SATRIA).

“Sehingga kehadiran SATRIA membuat peta telekomunikasi Indonesia kedepan nanti berubah,” ujarnya.

Tidak hanya akses internet dan satelit, Kementerian Kominfo juga telah menyediakan Base Transceiver Station (BTS) di Desa Pasir Panjang, Pulau Rinca.

“Tower di Desa Pasir Panjang telah memenuhi kebutuhan 450 keluarga dengan 1.600 penduduk,” ujar Dirut Anang Latif.

Dirut BAKTI Kementerian Kominfo menyatakan Indonesia akan menjadi negara yang agresif menggelar infrastruktur telekomunikasi merata hingga ke wilayah terdepan, terpencil dan tertinggal (3T).