Selular.ID -

Galaxy Z Fold8 Laris di Jepang, Bagaimana Penjualannya di Indonesia?

BACA JUGA

Selular.id – Samsung Galaxy Z Fold8 mulai menunjukkan daya tarik kuat di Jepang, salah satu pasar yang selama ini sangat didominasi Apple. Setelah resmi dijual pada 7 Agustus 2026, Galaxy Z Fold8 dilaporkan sempat terjual habis di toko online Samsung Jepang. Permintaan disebut tetap tinggi meski pasokan kemudian kembali tersedia.

Jepang bukan pasar yang mudah bagi Samsung. Apple memiliki pangsa pasar sekitar 52% di negara tersebut dan menempatkan Samsung di posisi ketiga. Karena itu, tingginya permintaan terhadap Galaxy Z Fold8 menjadi perkembangan penting bagi bisnis smartphone Samsung di Negeri Sakura, meski belum mengubah dominasi Apple secara keseluruhan.

Samsung sendiri telah menjual Galaxy Z Fold8 di Jepang melalui sejumlah kanal, termasuk operator besar. Untuk kanal au, misalnya, periode pemesanan dimulai 23 Juli dan penjualan resmi berlangsung pada 7 Agustus 2026. Samsung juga mengumumkan penjualan model SIM-free pada periode yang sama.

Jepang Lebih Dulu Menjual Galaxy Z Fold8

Ada perbedaan waktu yang cukup jelas antara peluncuran Galaxy Z Fold8 di Jepang dan Indonesia.

Di Jepang, Galaxy Z Fold8 mulai dijual pada 7 Agustus 2026. Tanggal tersebut juga bertepatan dengan ketersediaan global perangkat Galaxy Z terbaru di sejumlah pasar. Samsung Jepang membuka pemesanan sejak 23 Juli sebelum penjualan dimulai pada 7 Agustus.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Sementara di Indonesia, Samsung baru secara resmi menyediakan Galaxy Z Fold8 untuk konsumen pada 14 Agustus 2026.

Artinya, pasar Indonesia mendapatkan perangkat tersebut tujuh hari setelah Jepang. Samsung Indonesia menyatakan Galaxy Z8 Series mulai dapat dibeli di seluruh Indonesia melalui Samsung Experience Store dan Samsung.com/id sejak tanggal tersebut.

Perbedaan tanggal ini penting karena laporan mengenai tingginya permintaan di Jepang sudah muncul ketika Galaxy Z Fold8 baru mulai tersedia di Indonesia. Dengan kata lain, performa penjualan Jepang saat ini memang belum bisa dijadikan gambaran langsung mengenai penjualan Galaxy Z Fold8 di Indonesia.

Bagaimana Penjualan Galaxy Z Fold8 di Indonesia?

Untuk Indonesia, Samsung belum mengungkap angka penjualan unit Galaxy Z Fold8 secara absolut. Jadi, belum tersedia data resmi yang menyebut berapa unit perangkat telah terjual sejak penjualan resminya dimulai pada 14 Agustus.

Namun, Samsung telah memberikan indikator mengenai respons pasar Indonesia melalui data pre-order.

Dalam pengumuman peluncuran Galaxy Z8 Series di kawasan Asia Tenggara dan Oseania, Samsung menyebut volume pre-order Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra di kawasan tersebut hampir 60% lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. Secara regional, Galaxy Z Fold8 juga menjadi model paling populer, dengan hampir enam dari setiap 10 perangkat Galaxy Z8 yang dipesan merupakan Galaxy Z Fold8.

Kinerja Indonesia bahkan disebut mencatat rekor tersendiri. Samsung Electronics Indonesia menyatakan pre-order seri Galaxy Z8 menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah lini foldable Samsung di Indonesia.

Yadi Prayitno, Head of Mobile Experience (MX) Business Samsung Electronics Indonesia, mengatakan desain Galaxy Z Fold8 menjadi salah satu alasan utama konsumen memilih perangkat tersebut. Samsung menyebut 89% konsumen yang memilih Galaxy Z Fold8 tertarik dengan desain baru, unik, dan lebih compact.

Data tersebut memberikan gambaran bahwa minat terhadap Galaxy Z Fold8 di Indonesia cukup kuat sejak masa pemesanan. Namun, angka tersebut tetap berbeda dengan data penjualan aktual. Pre-order menunjukkan jumlah pemesanan pada periode tertentu, sedangkan angka penjualan membutuhkan data transaksi atau unit yang benar-benar telah terjual.

Karena itu, untuk saat ini belum tepat menyebut berapa unit Galaxy Z Fold8 yang telah laku di Indonesia berdasarkan informasi resmi Samsung.

Galaxy Z Fold8 Jadi Model Favorit di Seri Terbaru

Respons tersebut juga menarik karena Samsung tidak hanya membawa Galaxy Z Fold8 ke pasar tahun ini. Perusahaan memperkenalkan tiga model foldable sekaligus, yakni Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8.

Galaxy Z Fold8 diposisikan sebagai model yang menawarkan pengalaman layar besar dengan bentuk lebih ringkas. Bobotnya mencapai 201 gram, menjadikannya Galaxy Z Fold paling ringan yang pernah dibuat Samsung. Perangkat menggunakan layar utama dengan rasio 4:3, yang dirancang untuk aktivitas seperti membaca, bermain game, menonton video, hingga multitasking.

Samsung juga membekali Galaxy Z Fold8 dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Chipset tersebut merupakan versi yang dikustomisasi untuk perangkat Galaxy dan menangani pemrosesan CPU, GPU, NPU, serta berbagai fungsi AI.

Dari sisi desain, Samsung menggunakan teknologi Flex Titanium pada struktur layar serta Armor FlexHinge. Perusahaan juga mempertahankan ketahanan air dengan sertifikasi IP48.

Form factor menjadi salah satu perubahan paling terlihat. Saat tertutup, layar cover menggunakan rasio 10:16, sedangkan ketika dibuka layar utama memiliki rasio 4:3. Samsung merancang perubahan tersebut agar perangkat lebih nyaman digunakan untuk konsumsi konten, membaca maupun bermain game.

Jepang Jadi Ujian Penting Samsung

Tingginya permintaan di Jepang memberikan konteks menarik bagi strategi Samsung di pasar foldable. Jepang selama ini merupakan salah satu pasar yang sangat kuat bagi Apple. Bahkan menurut data yang dikutip SamMobile, Samsung masih berada di posisi ketiga dalam pangsa pasar smartphone Jepang.

Galaxy Z Fold8 setidaknya mulai membuka ruang bagi Samsung untuk menarik perhatian konsumen di luar basis pengguna Galaxy yang sudah ada. Produk tersebut bahkan sempat habis di toko online Samsung Jepang setelah penjualan dimulai. Setelah stok kembali tersedia, permintaan dilaporkan masih bertahan.

Situasi Indonesia memiliki cerita berbeda. Samsung sudah mengantongi rekor pre-order tertinggi untuk lini foldable-nya di Tanah Air, tetapi penjualan resminya baru dimulai pada 14 Agustus. Karena itu, data penjualan aktual masih membutuhkan waktu untuk terlihat.

Di sisi lain, angka pre-order yang tinggi menunjukkan bahwa Galaxy Z Fold8 memasuki pasar Indonesia dengan modal awal yang cukup kuat. Apakah momentum tersebut mampu diterjemahkan menjadi penjualan tinggi setelah perangkat tersedia secara luas, masih akan terlihat dari laporan penjualan Samsung berikutnya.

Untuk saat ini, satu hal yang sudah jelas: Galaxy Z Fold8 lebih dulu diuji pasar Jepang pada 7 Agustus, sementara konsumen Indonesia baru dapat membelinya secara resmi mulai 14 Agustus 2026.

Di Jepang, perangkat sudah menunjukkan tanda permintaan kuat. Di Indonesia, Samsung baru mengungkap rekor pre-order, sementara angka unit penjualan aktual belum dipublikasikan secara resmi.

Baca juga: Samsung Tambah Produksi Galaxy Z Fold8 hingga 1 Juta Unit

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU