Eropa Wajibkan Lubang Charger Ponsel Seragam, Lalu Apple?

Selular.ID – Lubang charger ponsel saat ini masih tergolong beragam.

Ada yang menggunakan port USB-C, micro USB, dan Lightning (Apple).

Tahun 2000-an awal, port charger ponsel lebih beragam lagi, karena masing-masing vendor merancang port sendiri-sendiri.

Saat ini, sejak tiga tahun terakhir, ponsel Android keluaran terbaru sudah mulai menggunakan port seragam, yakni menggunakan charger USB-C.

Tetapi jika Anda sekali-kali berkunjung ke pusat penjualan ponsel, di pasaran masih ada ponsel low-end yang menggunakan colokan microUSB.

Nah, di Eropa keragaman itu akan segera berakhir.

Baca Juga: Contek iPhone 7, Xiaomi Mi 6 Juga Hilangkan Colokan Headphone

Port USB-C akan menjadi wajib untuk semua perangkat elektronik berukuran kecil dan menengah yang dijual di Uni Eropa (UE) mulai tahun 2024.

Bukan terbatas pada ponsel, perangkat tablet dan headphone juga termasuk.

Hal ini akan selangkah lebih dekat dengan kesepakatan sementara yang dicapai oleh Parlemen Eropa dan negosiator Dewan.

Mulai musim gugur 2024, semua perangkat elektronik portabel berukuran kecil dan menengah yang dijual di UE harus dikirimkan dengan port pengisian daya USB-C.

Baca Juga: Ini Alat Untuk Mengatasi Lenyapnya Colokan Earphone iPhone 7

Daftar tambahan dari dua belas grup produk elektronik termasuk e-reader, konsol game portabel, dan kamera juga akan diwajibkan untuk berbagi standar pengisian universal di seluruh wilayah UE.

Laptop harus mematuhi peraturan baru 40 bulan (3,3 tahun) setelah berlaku efektif.

Mengurangi Limbah Elektronik

Undang-undang baru ini merupakan bagian dari tujuan UE untuk membuat produk elektronik yang dijual di negara-negara anggota lebih berkelanjutan dan mengurangi limbah elektronik sambil membantu konsumen membawa satu pengisi daya tunggal untuk semua perangkat mereka.

Undang-undang tersebut masih perlu melewati pemungutan suara di Parlemen dan Dewan Uni Eropa yang dijadwalkan akhir tahun ini dan semua tanda mengarah pada pemungutan suara yang luar biasa yang mendukung standar pengisian umum.

Undang-undang baru juga berupaya menyelaraskan standar pengisian cepat di seluruh perangkat dan sedang melakukan hal yang sama untuk standar pengisian nirkabel di masa depan.

Baca Juga: Apple Kini Mulai Uji Coba iPhone dengan USB-C

“Hari ini kami membuat pengisi daya umum menjadi kenyataan di Eropa! Konsumen Eropa sudah lama frustrasi dengan banyak pengisi daya yang menumpuk di setiap perangkat baru. Sekarang mereka akan dapat menggunakan satu pengisi daya untuk semua perangkat elektronik portabel mereka.” Alex Agius Saliba (MEP)

Menurut siaran pers Parlemen Eropa, konsumen UE menghabiskan gabungan €250 juta per tahun untuk pembelian pengisi daya.

Pada saat yang sama, pengisi daya yang tidak digunakan yang disertakan dengan perangkat menyumbang sekitar 11.000 ton limbah elektronik per tahun.

Baca Juga: Akhir Maret, Uni Eropa Batasi Dominasi Google dan Apple dengan UU Baru

Semua produsen smartphone besar telah beralih ke USB-C dan meninggalkan iPhone Apple dengan port Lightning-nya sendiri.

Apple bisa saja menghindari menambahkan USB-C ke ponselnya dengan menggunakan portless, tetapi berdasarkan rumor baru-baru ini, Cupertino sudah menguji USB-C pada iPhone generasi berikutnya.