Qualcomm Pastikan Krisis Chipset Membaik Sejak Awal 2022

Selular.ID – Tahun lalu menjadi, kejadian terparah melanda dunia teknologi karena masalah krisis chipset. Namun, pihak Qualcomm Indonesia sudah pastikan 2022 sudah membaik.

Krisis chipset tahun lalu, berdampak pada harga dan ketersediaan perangkat bagi para produsen smartphone.

Terlihat pada Xiaomi pada oktober tahun lalu, menaikan beberapa produknya seperti smart TV hingga smartphone meski tetap menjaga margin tidak lebih dari 5%.

Qualcomm melalui Senior Manager Business Development Qualcomm Indonesia, Dominikus Susanto akui bahwa permasalahan krisis chipset sudah membaik sejak awal tahun 2022 hingga April ini.

Baca Juga: Bos Qualcomm: Krisis Chipset Global Diprediksi membaik di 2022

Untuk Chip shortage, sejak awal tahun ini sudah mulai membaik,” ujar Susanto, saat berbincang santai di buka Bersama Qualcomm Indonesia di Jakarta, Senin (18/4/2022).

Ia pun sempat mengakui bahwa 2021 adalah masalah krisis chipset di dunia memang cukup parah.

Saat ditanya mengenai prediksi terkait perkembangan chipset hingga akhir tahun. Ia menjelaskan bahwa belum bisa memprediksi, karena masih ada berbagai kemungkinan.

“Kalau soal prediksi saya belum bisa memastikan, karena kita (Qualcomm) tidak tahu apa yang akan terjadi. Tapi untuk saat ini bisa dibilang stoknya aman,” Terang dia

Baca Juga: Realme Bebas Dari Krisis Chipset, Begini Strateginya

Sebelumnya, Cristiano Amon mengatakan bahwa kekurangan chip global akan berkurang, dan situasinya diperkirakan akan membaik tahun depan.

“Pasokan tahun ini lebih baik dari tahun 2020 dan situasinya diperkirakan akan lebih membaik pada tahun 2022, terutama dibandingkan tahun 2020,” kata Amon

Pernyataan yang diberikan pada 2 Desember 2021, sempat bertentangan dengan pernyataan yang sebelumnya dikeluarkan oleh CEO Intel Pat Gelsinger.

Telah memperkirakan kekurangan chip global akan berlanjut hingga 2023.

Membuat para produsen smartphone, tak memperoleh chip yang cukup untuk dimasukkan ke dalam perangkat mereka.

Serta bisa dibilang tak sempurna dalam memenuhi permintaan pasar yang justru meningkat di 2021.

Baca Juga: Asus ROG Hadirkan 4 Laptop Gaming Terbaru Dengan Chipset 12th Gen Intel Core