Film The Tinder Swindler Ungkap Modus Penipuan di Aplikasi Kencan

Aplikasi kencan

Selular.IDTinder dikenal sebagai aplikasi kencan, ternyata digunakan sebagai tujuan penipuan yang diungkap oleh sebuah film “The Tinder Swindler”.

Film dengan konsep dokumenter ini, memberikan visual bahwa ada yang menggunakan aplikasi kencan dengan tujuan untuk penipuan.

Apalagi film yang ternyata berdasarkan dari kisah nyata ini, menipu Wanita hampir dipenjuru negara Eropa.

Cecilie Fjellhøy Wanita asal Norwegia ini bertemu dengan seorang Pria di aplikasi kencan Tinder pada tahun 2018.

Pria tersebut diketahui memiliki nama Simon Leviev, berdasarkan foto di aplikasi tindernya menggambarkan pria yang hidup mewah.

Baca Juga: Tinder Tambahkan Fitur Blok Kontak Langsung dari Nomor Telepon

Karena ia  tampil dengan pakaian dari  disainer terkenal, jet pribadi dan mobil mahal. Leviev menyebut dirinya sebagai miliarder playboy.

Ia juga mengaku sebagai putra seorang raja berlian asal Israel.

Namun ternyata pria tersebut adalah penipu ulung yang menampilkan kemewahannya hasil dari menipu juga.

Karena Fjellhøy yang mengira pria tersebut adalah pria idamanannya, ternyata Wanita tersebut malah berhasil tertipu hingga 250.000 dolar.

Dalam film yang rilis di Netflix, ada 3 wanita yang menjadi narasumber sekaligus punya peran dalam proses penangkapan pria yang ternyata memiliki nama yaehuda yahut.

Selain Fjellhøy, ada juga Pernilla Sjoholm dari Swedia dan Ayleen Charlotte dari Amsterdam.

Baca Juga: Aplikasi Olimpiade Beijing 2022 Untuk Atlet, Ternyata Rentan Pencurian Data

Pertama Fjellhøy , setelah tertipu ia langsung mendatangi surat kabar Norwegia “VG” dengan mengungkapkan kejahatan laki-laki Israel itu untuk mengedukasi Wanita lain.

Sama dengan Fjellhøy, Pernilla juga melakukan tindakan dengan mengungkap wajah asli dari pria manipulator itu.

Sedangkan Ayleen sebagai eksekutor yang menyeret Leviev ke muka hukum, dan berakhir dengan Bahagia bahwa pria tersebut di tangkap oleh interpol.

Tapi, ia hanya divonis penjara oleh pihak berwenang Israel selama 15 bulan karena pencurian dan penipuan.

Masih menyangkal  klaim telah disampaikan perempuan-perempuan yang menjadi korbannya.

Baca Juga: Gempa Bumi Banten Terasa hingga Jakarta Sore Ini, Simak 7 Aplikasi Info Gempa Terkini

Ternyata film yang menceritakan bahayanya orang asing di aplikasi kencan, Sjoholm dan Fjellhøy menjadi kontributor dengan menjahit film ini menjadi berkesan.

Karena kerjasamanya dengan sutradara morris, membuat kisah penipuan aplikasi kencan,dengan konsep film dokumenter tapi bagai sebuah thriller.