Trojan Perbankan TeaBot dan FluBot Muncul Kembali, Targetkan Perangkat Android

rojan Perbankan TeaBot dan FluBot Muncul Kembali, Targetkan Perangkat Android
rojan Perbankan TeaBot dan FluBot Muncul Kembali, Targetkan Perangkat Android

Selular.ID – Para peneliti Bitdefender melaporkan bahwa mereka menemukan kebangkitan trojan perbankan TeaBot dan FluBot, yang menargetkan perangkat Android.

Dalam sebuah posting blog, peneliti Bitdefender mengatakan trojan TeaBot dan FluBot  yang pertama kali muncul tahun lalu menyamar sebagai pemblokir iklan dan mengirim pesan SMS dari perangkat yang sudah disusupi untuk menyebarkan malware.

Trojan perbankan mencuri perbankan, kontak, SMS, dan jenis data pribadi lainnya dari perangkat yang terinfeksi.

Wabah malware FluBot yang menyasar pengguna Android sempat tersebar luas pada April 2021 lalu di Inggris. FluBot ini, disebutkan dapat mengambil alih perangkat dan memata-matai ponsel tagertnya untuk mengumpulkan data sensitif, termasuk detail perbankan online.

Baca Juga: Hati-Hati! Malware Android Ini Bisa Mereset Pabrik Smartphone Setelah Mencuri Uang

Malware ini, memiliki kemampuan untuk mengirim lebih banyak pesan teks ke kontak pengguna yang terinfeksi, membantunya untuk menyebar secara massif.

Risiko yang lebih luas bagi pengguna adalah hilangnya data pribadi yang sangat sensitif dari ponsel mereka. Jika seorang pengguna ponsel Android mengklik link tersebut, mereka akan dibawa ke halaman yang “menjelaskan” cara menginstal aplikasi pelacakan paket menggunakan file APK.

Secara default, aplikasi semacam itu akan diblokir untuk alasan keamanan, tetapi halaman scam menyertakan instruksi tentang cara mengizinkan penginstalan.

Aplikasi yang terpampang di Google Play Store ini telah diunduh lebih dari 100,000 kali dan berisikan 17 varian TeaBot berbeda.

FluBot dan TeaBot muncul tahun lalu sebagai trojan perbankan yang mampu mencuri informasi perbankan, kontak, SMS, dan jenis data pribadi lainnya dari perangkat yang terinfeksi.

Baca Juga: Malware Flubot Incar Android Dengan Pembaruan Keamanan Palsu

Malware ini mulai menyerang pengguna lain seperti di Jerman, Polandia, Hongaria, Inggris, Swiss, Australia, dan Jepang dalam beberapa bulan terakhir. Untuk mengatasinya, dilaporkan bahwa pengguna bisa menginstal software update terbaru untuk menghapus FluBot yang sudah menginfeksi ponsel mereka.