Yah! Perangkat Lawas BlackBerry Akan Punah Mulai 4 Januari 2022

BlackBerry 4 Januari

Selular.ID – Sebelum perangkat iPhone naik daun, pesona BlackBerry sudah terlebih dahulu merajai pasar smartphone. Kampanye pemasaran yang cerdas dan keyboard bintangnya memposisikannya sebagai perangkat kerja terbaik.

Namun, lambat laun para konsumen merasa “bosan” akan penggunaan keypad pada ponsel, hingga akhirnya perangkat dari perusahaan asal Kanada ini tersingkirkan oleh para kompetitor yang dengan sigap mengikuti tren, termasuk iPhone yang saat ini masih menguasai pasar smartphone.

Laporan terbaru yang berasal dari laman resmi BlackBerry mengungkap bahwa mulai 4 Januari 2022, sistem operasi BlackBerry OS (BBOS) akan tutup usia.

“Sebagai pengingat, layanan lawas untuk BlackBerry 7.1 OS dan versi sebelumnya, perangkat lunak BlackBerry 10, BlackBerry PlayBook OS 2.1, dan versi sebelumnya, tidak akan tersedia lagi setelah 4 Januari 2022. Mulai tanggal ini, ponsel dan tablet yang menjalankan layanan dan perangkat lunak lawas ini melalui baik koneksi operator atau Wi-Fi tidak akan lagi berfungsi dengan andal, termasuk untuk fungsi data, panggilan telepon, SMS, dan 9-1-1,” tulis BlackBerry dalam postingan di situs web-nya.

Penghentian penawaran layanan dan infrastruktur ini juga akan berdampak pada fungsionalitas untuk aplikasi seperti Enhanced Sim Based Licensing (ESBL) / Identity Based Licensing (IBL), alamat email yang dihosting BlackBerry, BlackBerry Link, BlackBerry Desktop Manager, BlackBerry Blend, BlackBerry Protect.

Menyoal BlackBerry Protect, hal tersebut memungkinkan konsumen untuk mengunci, menemukan atau menghapus perangkat BBOS, BlackBerry 10 dari jarak jauh. Tidak ada dampak pada BlackBerry Protect baru yang merupakan solusi keamanan titik akhir berbasis AI.

Lebih lanjut, masih dihimpun dari laman resmi BlackBerry, perusahaan menerangkan bahwa alasan utama pembekuan layanan BBOS ini ialah lantaran perusahaan saat ini lebih fokus pada penyediaan perangkat lunak dan layanan keamanan cerdas untuk perusahaan dan pemerintah di seluruh dunia.

Sedikit menoleh ke belakang, pada tahun 2016, Ketua dan CEO Eksekutif BlackBerry, John Chen, mengumumkan bahwa transisi perusahaan ke perusahaan perangkat lunak telah selesai. Sejak itu, perusahaan telah membuat langkah besar dalam menjalankan strategi bisnis mereka.

Sejak beralih ke perangkat lunak perusahaan dan perusahaan keamanan siber, BlackBerry telah menerima pertanyaan tentang rencana perusahaan guna memberikan dukungan berkelanjutan untuk BlackBerry 7.1 OS dan perangkat sebelumnya serta BlackBerry 10.

Lalu pada tahun 2017, perusahaan berkomitmen untuk menyediakan setidaknya dua tahun lagi dukungan untuk BlackBerry 10, dan setidaknya dua tahun akses jaringan BlackBerry untuk perangkat BBOS. Kemudian akhirnya, itu semua bakal segera punah dalam beberapa hari lagi.

Tonton juga video di bawah ini: