Oppo Upayakan Gadget Tanpa Baterai di Masa Depan

Selular.ID – Buku putih baru yang diterbitkan oleh Oppo membagikan visi Oppo tentang masa depan bebas baterai untuk perangkat IoT (Internet of Things) berdaya rendah.

Dilansir dari Android Authority, Oppo membayangkan di masa depan kita bisa menggunakan perangkat yang bisa menarik daya langsung dari Bluetooth, Wi-Fi, dan sinyal ponsel daripada baterai internal. Oppo menyebut perangkat ini dengan sebutan Zero-Power Communication.

Menurut Oppo, perangkat Zero-Power Communication ‘bebas baterai, sangat kompak, dengan biaya sangat rendah, dan mungkin memiliki konsumsi daya yang sangat rendah.’

Perangkat ini bisa mengurangi penggunaan baterai secara umum, sehingga menurunkan biaya pemeliharaan dan polusi yang kita alami saat ini dengan perangkat yang ada saat ini.

Mungkin ada banyak cara di mana kita bisa memanfaatkan teknologi Zero-Power.
Menurut Oppo, teknologi Zero-Power bisa digunakan pada perangkat yang dapat dikenakan, sehingga memungkinkan mereka untuk diberdayakan secara pasif.

Perangkat juga bisa digunakan dalam transportasi, sebagai perangkat rumah pintar, sebagai penanda lokasi, dan bahkan dalam pelacakan jarak jauh dari burung yang bermigrasi.

Baca Juga: Teknologi Terbaru Oppo di Inno Day 2021: Air Glass dan NPU

Visi Oppo untuk menggunakan perangkat bertenaga udara bukanlah sesuatu yang baru. Perangkat yang menggunakan teknologi serupa sebelumnya telah didemonstrasikan oleh Samsung, Xiaomi, dan Motorola.

Pada CES 2022, Samsung mengumumkan Eco Remote terbarunya, yang memanen sinyal Wi-Fi 2,4 GHz dari sekitarnya untuk memberi daya pada dirinya sendiri, sehingga menghilangkan kebutuhan akan baterai.

Meskipun Oppo berbicara tentang perangkat yang memberi daya secara pasif, teknologi Zero-Power-nya mungkin tidak dapat memberikan daya yang dibutuhkan untuk mengisi daya ponsel.

Teknologi Oppo juga berbeda dari apa yang Xiaomi dan Motorola telah perkenalkan dan sebut sebagai teknologi “pengisian udara”, yang dapat mengisi daya ponsel dari jarak jauh menggunakan stasiun khusus yang memancarkan gelombang frekuensi radio tingkat rendah yang ditargetkan.

Baca Juga: Xiaomi Garap Teknologi Baterai Terbaru, Seperti Apa Kecanggihanya?