Karena Kurang “Greget”, Pedagang Tidak Yakin Jual Samsung S21 FE

Smartphone
Ilustrasi ITC Depok (Foto: wildhan)

Selular.ID – Smartphone terbaru dari Samsung, telah masuk ke pasar smartphone salah satunya di kawasan depok, tapi dari spesifikasi dan fitur yang terkesan kurang “greget” pedagang tidak yakin akan baik disambut konsumen.

Tim selular melakukan, update terkait pasar smartphone di awal 2022 dengan mendatangi kawasan perdagangan smartphone terbesar di kawasan depok yaitu ITC Depok, menemukan sebuah fakta bahwa smartphone terbaru dari Samsung belum di pamerkan pada etalase toko.

Karena Pedagang memiliki alasan bahwa Samsung S21 FE sebagai smartphone terbaru di 2022, ternyata tidak membawa fitur terbaru untuk bisa menarik para calon konsumen membeli perangkat tersebut.

Seperti yang dinyatakan oleh pedagang di toko Polindo Phone, yaitu Hisar mengungkapkan bahwa Samsung S21 FE baginya kurang “greget” karena dari spesifikasi yang dibawa dan fitur yang dimiliki tidak beda jauh dari Samsung S20 FE, seolah-olah produk tersebut hanya di daur ulang.

Baca Juga: Dipecundangi Apple, Samsung Bukan Lagi Penguasa Pasar Smartphone Global

“Ada HP baru dari Samsung S21 FE tapi barangnya kurang greget, makanya kita belum berani jual soalnya mirip-mirip kayak itu yang sebelumnya S20 FE-nya” Ujar Hisar.

Polindo Phone, adalah salah satu toko smartphone terlama di kawasan ITC depok, makanya Hisar menambahkan bahwa produk smartphone yang laku bukan di hitung hanya satu atau dua barang yang terjual, tapi benar-benar bisa menghabiskan lebih dari stok yang ada sebagai tolak ukur lakunya produk.

“Kita tuh nilai barang (smartphone) laku bukan dari terjual Cuma 1 atau dua dalam sehari, tapi yang bisa bikin kita untuk selalu siap buat stok lagi barang itu” Tambah Hisar.

Selama bulan Januari di 2022 ini, yang membuat perangkat kurang laku di pasaran karena pihak vendor yang menaikan harga barang tanpa adanya kompromi kepada pedagang, hal tersebut terbilang menjadi merugikan sebelah pihak.

Maka dari itu untuk smartphone yang sedang naik harga, tidak akan di siapkan stok produknya, untuk di tampilkan pada etalase toko, karena terkesan percuma jika saat ditawarkan ke pembeli dengan kondisi harga yang naik.

Baca Juga: Chipset Samsung Exynos 2200 Rilis 11 Januari 2022