Bos Qualcomm Ungkap 6G Rampung 2030, Sedangkan AR dan VR 4 Tahun lagi 

Bos Qualcomm

Selular.ID – Cristiano Amon, Selaku  Bos Qualcomm telah mengungkapkan rencananya dimasa depan selain Industri smartphone yaitu sudah merencanakan jaringan 6G, Augment Reality, Virtual Reality.

Pernyataan tersebut dipaparkan oleh Amon, dalam wawancaranya dengan The Verge, dalam artikel ini nantinya akan dipaparkan langsung kepada point penting terkait pernyataan Amon yang menarik untuk diketahui.

Baca Juga: Ketersediaan Perangkat Juga Hambat Euforia 5G di Tanah Air  

Setelah menjadi Presiden Qualcomm sekitar setahun yang lalu, yang sekaligus menjadi CEO perusahaan. Ungkapan Amon tentang Kekurangan chip adalah salah satu rintangan utama yang dia hadapi sampai saat ini.

Sebelum memasuki pernyataannya tentang masa depan, Bos Qualcomm ini mengatakan bahwa pasokan chip perusahaan telah meningkat secara signifikan. Perusahaan juga berencana melakukan ekspansi kapasitas, meski kekurangan chip belum berakhir. Dia mengkonfirmasi bahwa situasinya jauh lebih baik daripada sebelumnya, setidaknya untuk Qualcomm.

“Qualcomm memiliki persamaan penawaran dan permintaan yang sangat seimbang saat kita memasuki musim panas 2022″ maka dari itu perusahaan lain percaya krisis akan berakhir pada 2023 atau lebih dari itu.” Ungkap Amon

Lanjut Amon menegaskan 6G akan hadir pada 2030 6G, hal ini sebenarnya telah diungkapkan oleh pihak Qualcomm namun, Cristiano Amon tidak mengkonfirmasi hal itu, tetapi dia mengatakan bahwa perusahaan mulai mengerjakan teknologi berikutnya ketika yang sekarang sudah “selesai”. Dengan kata lain, katanya ketika 5G sudah “selesai”, Qualcomm mulai mengerjakan 6G.

Dia juga menambahkan bahwa Qualcomm mungkin memiliki salah satu persentase terbesar dari pendapatannya yang didedikasikan untuk R&D, dibandingkan dengan perusahaan lain.

Baca Juga: Laporan: Mediatek Unggul di Pasar Chipset 4G, Qualcomm Pimpin Pasar 5G

Halaman Berikutnya: 

Melihat perangkat VR dan AR