Ditunjuk Sebagai Direktur Indosat Ooredoo Hutchison, Begini Sepak Terjang Danny Buldansyah

Dany Buldansyah, Wakil Presiden Direktur 3 Indonesia

Selular.ID – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Indosat Tbk (ISAT) baru saja rampung di gelar pada, Selasa (28/12). Dalam gelaran sakral tersebut muncul sejumlah nama yang menduduki posisi penting, salah satunya ialah Muhammad Buldansyah, yang pasca dilebur menjadi Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), ia akan mengemban tugas penting sebagia direktur pada entitas merger yang baru, bersama Vikram Sinha, Lee Chi Hung, Armand Hermawan dan Irsyad Sahroni.

Muhammad Buldansyah atau Danny pangilan akrabnya bergabung dengan Hutchison 3 Indonesia pada 2015 silam, setelah lama berlabuh di XL Axiata. Sepak terjangnya di industri telekomunikasi pun sangat teruji, dan sudah selalu meninggalkan jejak kesuksesan.

Baca juga: Sudah Penuhi Persyaratan, Ini Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Indosat-H3I Pasca Merger

Lama berkarir di XL Axiata, dan menjadi mentor dari Dian Siswarini yang sekarang menjabat Dirut itu pun sempat pindah ke Bakrie Telecom sebagai Wakil Direktur Utama Bidang Jaringan.

Jabatan itu pun diembannya hingga 2012, setelah itu memutusskan untuk pindah ke anak usahanya PT Indonesia Commets Plus (Icon+) menduduki jabatan Direktur Utama Icon+.

Di Icon+ Danny terbilang sukses dengan berhasil membawa perusahaan itu melakukan disversifikasi pelanggan dan mencatat pertumbuhan kinerja yang terbilang kinclong.

Setelah tiga tahun Danny pun kembali hijrah ke dunia telekomunikasi melalui operator Tri yang baru hadir pada 2008. Dan akuisisi mantan bos XL Axiata dan Bakrie Telecom nampaknya merupakan langkah yang tepat bagi Tri demi menjawab ambisinya sebagai penantang nomor satu di pasar layanan data selular.

Dan benar saja di masa awal kepemimpinanya, Danny berhasil membawa sepertiga trafik internet Indonesia.

Kala itu, Tri sudah membangun jaringan dengan baik sejak 2011-2015, dan jaringan tersebut sudah menggunakan feature Proof yang sudah modern. Maka dengan jaringan tersebut, Tri sudah siap memberikan layanan data secara efisien dan siap untuk digunakan pada teknologi berikutnya seperti 4G.

Danny lalu mengakselerasi jaringan modern yang dibangun Tri, melalui mengemas dengan biyaya yang affordable dengan layanan yang memusaskan terutama pada data.

Baca juga: Indosat-H3I Telah Sampaikan Kesiapan Pengembalian Spektrum 10MHz ke Pemerintah

Lalu ekosistem Tri dibawah naunganya pun tumbuh, di dorong pandemi Covid-19 Tri tercatat telah mempersiapkan ekosistem produk yang bisa bermanfaat bagi para pelajar. Tidak hanya ekosistem produk, namun ada pula peningkatan kualitas jaringan 4.5G Pro serta inovasi teknologi yang berlanjut untuk mendukung aktivitas digital dimasa pandemi.

Tercatat Tri sendiri menghadirkan Dunia Tri (https://tri.co.id/DuniaTri), sebuah ekosistem lengkap yang membawa rangkaian produk terpadu untuk memenuhi digital lifestyle anak muda didukung dengan jaringan baru 3 yang lebih luas dan kuat terdiri dari tujuh produk dan inovasi unggulan yang khusus diberikan untuk pelanggan 3.

Mulai dari internet puas tanpa batas dengan AlwaysOn, Kuota Unlimited Internetan 24 jam mulai 1.000, Ekosistem Gaming H3RO, Aplikasi bima+ untuk keseruan hidup digital, buka peluang usaha lewat Bima Agent hingga KeepOn yang merupakan paket isi ulang lengkap hingga poin dari BonsTri.