Bukan E-Commerce, Ini Top 10 Aplikasi yang Mendominasi Trafik Data Telkomsel

Trafik Data Diprediksi Naik 15 Persen Saat Momen Nataru 2021, Telkomsel Tambah Kapasitas menjadi 7.262 Gbps

Jakarta, Selular.ID – Layanan e-commerce diprediksi akan mengalami kenaikan trafik layanan data (payload) terbesar pada momen perayaan Natal 2021 dan malam Tahun Baru 2022 (Nataru) di jaringan Telkomsel. Namun jika dilihat secara per aplikasi, tidak ada satu pun aplikasi e-commerce yang menjadi Top 10 App saat momen Nataru di Telkomsel.

Pada acara Telkomsel Siaga Rabu (15/12/2021), Vice President Network Assistance, Security and Operation Center Telkomsel Rahmat Novalianto mengungkapkan Telegram dan Tiktok diprediksi mendominasi trafik data selama Nataru 2021.

Sepuluh aplikasi yang diprediksi naik payload-nya selama Nataru dibandingkan hari biasa adalah Telegram (104%), TikTok (33%), Mobile Legend (2%), Video Conference (99%), Whatsapp (40%), Instagram (21%), Facebook (24%), dan Youtube (14%), sementara Twitter turun 1%.

Sementara jika ditinjau per layanan, e-commerce diprediksi mengalami kenaikan payload tertinggi. Akses layanan e-commerce diproyeksikan tumbuh sekira 67,29%, sedangkan layanan media sosial yang diprediksi tumbuh sekira 23,42%.

Kemudian layanan komunikasi (instant messaging dan video conference) melonjak 27,83%, layanan streaming video meningkat sekira 27.44%, layanan mobile gaming melonjak hingga 18,17%, dan akses browsing naik 27,92%.

Tetapi mengapa tidak ada aplikasi e-commerce di daftar Top App Telkomsel?

Bukan E-Commerce, Ini Top 10 Aplikasi yang Mendominasi Trafik Layanan Data Telkomsel

Menjawab hal itu, Direktur Network Telkomsel Nugroho menjelaskan, kendati pertumbuhannya tinggi, layanan e-commerce tidak mengkonsumsi banyak data.

“Berdasarkan absolut payload-nya, e-commerce sangat rendah. Top 20 payload traffic di Telkomsel didominasi oleh video related dan social media. Sementara e-commerce tidak pernah masuk Top App Telkomsel,” papar Nugroho.

Nugroho memaparkan, intensitas orang menggunakan e-commerce tergolong singkat. Setelah log-in, searching, pilih, masukkan ke keranjang, beli, bayar, selesai. Hal itu berbeda jika dibandingkan TikTok misalnya,  berapa megabyte yang dikonsumsi oleh aplikasi tersebut.

“Jadi jawabannya, walaupun pertumbuhan payload-nya tinggi, namun aplikasi e-commerce tidak high throughput aplication, jadi tidak mengkonsumsi banyak data,” tegas Nugroho.

Telkomsel Ungkap Mengapa Pelanggan 5G-nya Masih Ribuan

Secara keseluruhan, dibandingkan hari biasa, Telkomsel memproyeksikan trafik layanan data pada momen perayaan Natal 2021 akan mengalami peningkatan sebesar 8,38% dan malam Tahun Baru 2022 akan melonjak hingga 15,08%, dengan total payload diprediksi mencapai 45.877 TB.