spot_img
BerandaNewsE-CommerceDukung Pengrajin Lokal, Lazada Tutup Akses Impor Tiga Klaster

Dukung Pengrajin Lokal, Lazada Tutup Akses Impor Tiga Klaster

-

Jakarta, Selular.ID – Turut menjaga kelestarian batik yang merupakan warisan budaya nasional, Lazada telah menjadi rumah bagi pengrajin dan penjual fashion etnik. Para penjual dari pusat kerajinan batik seperti di Pekalongan dan Cirebon, hingga ke fashion batik ternama sudah hadir di LazMall.

Bahkan, guna menjadikan pengrajin dan penjual lokal sebagai raja di negara sendiri, tahun ini Lazada juga telah menutup akses impor bagi tiga klaster: fashion, makanan dan minuman serta kerajinan tangan. Lazada berharap berbagai program onboarding serta teknologi dalam ekosistem Lazada dapat membantu pengrajin dan penjual batik untuk lebih mudah dalam fokus dalam menjalankan bisnisnya juga dengan memahami tren yang sedang terjadi melalui fitur bisnis analisis di Seller Center.

Haikal Bekti Anggoro, SVP, Seller Operations, Lazada Indonesia mengatakan, “Penobatan UNESCO merupakan wujud apresiasi dunia terhadap budaya Batik Indonesia yang diwariskan secara turun-temurun dan merupakan bagian dari kekayaan bangsa Indonesia. Kita bisa melihat meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap batik juga menciptakan peluang bisnis yang lebih besar bagi para penjual dan produsen batik di Indonesia.”

Oleh karena itu, lanjut Haikal, Lazada terus berupaya mendukung para pengrajin dan penjual batik di Indonesia untuk go digital dan memperluas pasarnya.

“Bahkan dalam periode Maret 2020 – Juli 2021, Lazada mencatat pertumbuhan jumlah seller secara signifikan di sentra produksi batik di kota Pekalongan dan Cirebon. Sebagai dua kota yang terkenal akan batiknya, Pekalongan mengalami peningkatan jumlah seller sebanyak lebih dari 7 kali lipat, sedangkan Cirebon meningkat sekitar 8 kali lipat,” ungkap Haikal.

Baca juga :  Lengkapi Ekosistem Pembayaran, Blibli Gandeng BCA

Salah satu pengrajin batik asal Pekalongan yang menggunakan platform Lazada adalah Batik King Projo dan brand batik kekinian, Bateeq, yang berasal dari Solo. Keduanya bergabung di Lazada sejak 2018, dan turut merasakan dampak dari digitalisasi dalam meningkatkan penjualan batik sekaligus melestarikan kebudayaan batik, khususnya di mata anak-anak muda.

Tidak dipungkiri, sejak lama batik dikonotasikan sebagai busana untuk acara-acara formal. Namun kebanggaan terhadap batik semakin tinggi dan batik dipastikan akan ada dalam setiap lemari pakaian di Indonesia. Rasa bangga terhadap warisan budaya bangsa ini dapat didorong agar lebih kuat dengan ketersediaan ragam pilihan motif, desain, tipe serta fashion batik yang mudah diperoleh oleh siapapun dari manapun.

Baca juga :  Lengkapi Ekosistem Pembayaran, Blibli Gandeng BCA

Ketersediaan batik di platform online adalah salah satu cara yang sangat efektif dalam meneruskan budaya Indonesia. Semakin banyak penjual batik dengan berbagai model dan peruntukan, semakin banyak pula yang akan memakainya.

“Dengan memfasilitasi dan mendukung para pengrajin dan pengusaha batik nasional untuk go digital melalui platform Lazada, kami berharap industri batik kebanggaan juga dapat terus berkembang pesat, sehingga batik selalu menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia,” tutup Haikal.

Bagi konsumen yang ingin berbelanja batik di Hari Batik Nasional hari ini (2/10/2021), Lazada menyiapkan berbagai promo menarik dan bebas ongkos kirim. Tak hanya itu, berbagai brand di LazMall juga turut meramaikan Hari Batik Nasional dengan memberikan potongan harga hingga 80% dan voucher bebas ongkir.

spot_img

Artikel Terbaru