spot_img
BerandaNewsTelcoIngin Jadi Pemain Kunci di Era 5G, Ericsson Segarkan Visi dan Merek

Ingin Jadi Pemain Kunci di Era 5G, Ericsson Segarkan Visi dan Merek

-

Jakarta, Selular.ID – Ericsson menetapkan tujuan dan visi yang diubah untuk bisnisnya, yang mencakup merek yang diperbarui. Perubahan itu merespons apa yang digambarkan sebagai pergeseran seismik dalam teknologi dan menangkap peluang dari pertumbuhan 5G.

Dalam sebuah pernyataan, Ericsson menjelaskan telah memperbarui tujuan dan visi yang membahas peran perusahaan, karena skala global teknologi seluler memicu gelombang baru inovasi generasi berikutnya untuk mengatasi beberapa masalah paling mendesak yang dihadapi planet ini.

Ericsson memperkirakan 5G akan mengumpulkan 3,5 miliar pelanggan dan memberikan 60 persen cakupan populasi global pada tahun 2026. Untuk menangkap peluang dari ini, dijelaskan bahwa tujuannya adalah “untuk menciptakan koneksi yang membuat hal yang tak terbayangkan menjadi mungkin”.

Ericsson menggambarkan “dunia di mana konektivitas tanpa batas meningkatkan kehidupan, mendefinisikan kembali bisnis dan merintis masa depan yang berkelanjutan”.

Sebagai bagian dari dorongan tersebut, Ericsson menjelaskan bahwa pihaknya meluncurkan tampilan dan nuansa baru untuk mereknya, serta merilis serangkaian skenario masa depan yang diyakini akan muncul di era konektivitas hiper.

Hal itu termasuk cara belajar baru, dengan jaringan seluler yang mampu memberikan pendidikan berkualitas di mana pun lokasinya; redefinisi bisnis untuk mengurangi waktu ke pasar dan menciptakan efisiensi; menata ulang hiburan; dan menggunakan 5G, AI, dan IoT untuk mengatasi krisis iklim.

CEO Borje Ekholm menyatakan bahwa visi dan tujuan baru Ericsson didasarkan pada nilai-nilainya, dan tetap “teguh” dalam upaya untuk menanamkan ini di semua cara kerja. Sejalan dengan perubahan visi tersebut, Ericsson telah berhasil menyelesaikan perputaran keuangan pada 2020 dan terus memperkuat fokus pada strategi bisnis, baik di segmen inti dan ruang perusahaan yang sedang berkembang.

Baca juga :  Merger Operator Seluler, Pengamat: Tidak Ada Potensi Monopoli, Persaingan Usaha Akan Tetap Sehat
spot_img

Artikel Terbaru