Kamis, 18 Juli 2024
Selular.ID -

Agar Jaringan Lebih Efisien, XL Axiata Minta Pemerintah Matikan Jaringan 3G

BACA JUGA

Uday Rayana
Uday Rayana
Editor in Chief

Jakarta, Selular.ID – Dengan diluncurkannya 5G pada Mei lalu, industri selular Indonesia telah memasuki era baru. Setelah komersial layanan 5G oleh Telkomsel, Indosat Ooredoo dan XL Axiata, operator dibawah Sinar Mas Group, Smartfren juga bersiap menggelar layanan serupa.

Dalam gelaran “Indonesia 5G Conference” yang diselenggarakan secara daring oleh Selular Media Network (SMN), Chief Technology Officer Smartfren Shurish Subbramaniam, mengungkapkan tahapan 5G yang saat ini tengah dilakukan.

Menurutnya, untuk tahun ini, Smartfren akan melakukan Uji Laik Operasi (ULO) jaringan 5G. ULO akan dilakukan pada akhir tahun atau Desember 2021 mendatang. Sedangkan, tahun depan Smartfren menargetkan meraih SKLO 5G dari Kominfo dan menggelar 5G di beberapa area.

“Timeline kita saat ini ULO dulu sebelum akhir tahun, selanjutnya tergantung pada kesiapan ekosistem di frekuensi 2,3 GHz, kami akan menggelar layanan 5G di area yang dipilih,” jelas Shurish, Selasa (26/10). 

Persoalan frekwensi memang menjadi isu kritikal operator dalam menggelar 5G. Isu lain yang tak kalah penting menyangkut pengembangan ekosistem dan use cases (kasus penggunaan). 

Karenanya menurut Shurish, diperlukan kolaborasi seluruh stake holder, terutama pemerintah dalam menyediakan frekwensi khusus bagi 5G agar layanan yang diberikan operator kepada pelanggan, baik consumer maupun enterprise bisa berjalan optimal. 

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU