BerandaNewsTelcoAda Peran Huawei Di Balik Peluncuran 5G Indosat Ooredoo

Ada Peran Huawei Di Balik Peluncuran 5G Indosat Ooredoo

-

Jakarta, Selular.ID – Operator terbesar kedua di Indonesia, Indosat Ooredoo, resmi meluncurkan layanan 5G di Indonesia (22/5). Anak perusahaan Qatar Telecom itu memilih kota Solo sebagai area peluncuran, selain Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Balikpapan. Dalam menggelar 5G, Indosat menggunakan sekitar 20 Mhz di frekwensi 1.800 Mhz yang dimilikinya.

Digelarnya teknologi selular generasi kelima yang mampu berlari hingga 1 Gbps itu, tak lepas dari peran partner. Sebagai bagian dari upaya kolaborasi, dalam peluncuran layanan 5G di Solo itu, Indosat Ooredoo secara terbuka menggandeng sejumlah mitra global, seperti Google, Snapchat, Huawei, dan lainnya. Huawei, vendor jaringan dan peralatan telekomunikasi nomor satu di dunia itu, secara eklusif membangun berbagai layanan dan use case 5G yang ditawarkan Indosat kepada masyarakat dan dunia usaha. Dalam demo di lokasi acara peresmian, ditampilkan beberapa jenis layanan 5G.
Sebut saja multi angle video untuk tayangan olahraga, sistem informasi lingkungan warga, smart factory (4.0), dan video surveillance (smart city).
Khusus untuk memberdayakan kota Solo sebagai broadband city berikutnya, Indosat dan Huawei akan membangun pusat informasi pintar di Balai Kota yang menghubungkan pusat komando kota dengan lebih dari 2.700 RT, demi menghadirkan informasi yang real time di seluruh kota.
Menurut CEO Huawei Indonesia Jacky Chen, teknologi 5G ditemukan seiring upaya memenuhi kebutuhan pelanggan dan mengejar inovasi.
Pihaknya percaya ‘kedua roda’ tersebut akan terus bergerak maju menuju kemungkinan masa depan yang tak terbatas, mulai dari konektivitas tanpa batas, pengembangan Kota Pintar, transformasi digital, hingga akselerasi pertumbuhan ekonomi digital.
“Teknologi akan terus menciptakan nilai lebih dan mendorong inovasi. Kami senang dapat menjadi bagian dari tonggak sejarah, bersama dengan mitra terpercaya kami Indosat Ooredoo dan masyarakat Solo, untuk membangun Indonesia yang lebih cerdas dan terhubung.” pungkas Jacky.

Artikel Terbaru