spot_img
BerandaNewsBos Indosat Yakin Pertumbuhan Tahun Ini Bakal Lebih Baik Dibandingkan 2020

Bos Indosat Yakin Pertumbuhan Tahun Ini Bakal Lebih Baik Dibandingkan 2020

-

Jakarta, Selular.ID – Indosat Ooredoo kembali meraup laba sepanjang triwulan pertama 2021, didukung oleh pertumbuhan dua digit dalam pendapatan selular dan enterprise, serta perolehan pelanggan dan ARPU yang kuat.

Direktur Utama Ahmad Al-Neama memuji awal yang baik untuk tahun ini, terutama dalam menghadapi tantangan Covid-19 (virus korona).

“Momentum pertumbuhan kami terus terbangun, tercermin dalam pertumbuhan pendapatan dua digit berturut-turut”, ujarnya.

Ahmad mengatakan strategi menawarkan produk yang sederhana dan relevan, dan peningkatan jaringan “diterjemahkan ke dalam percepatan perolehan pangsa pasar selular dan rebound yang kuat dalam bisnis perusahaan”.

Tercatat, laba bersih sebesar Rp172 miliar ($ 11,9 juta) membalikkan kerugian sebesar Rp605,6 miliar pada Q1 2020, yang disebabkan oleh kombinasi dari pertumbuhan garis atas (top line) dan disiplin biaya.

Pendapatan meningkat 12,6 persen menjadi Rp7,3 triliun, dengan selular naik 12,5 persen menjadi Rp6 triliun dan enterprise naik 17,1 persen menjadi Rp1,3 triliun. Tingginya trafik pelanggan, tercermin dari meroketnya lalu lintas data hingga 46 persen. Hingga Maret 2021, tercatat Indosat memiliki 60 juta pelanggan selular, naik 7 persen, dan ARPU tumbuh 11 persen menjadi Rp32.700.

Pertumbuhan double digit sepanjang triwulan I-2021, menunjukkan perusahaan tengah dalam momentum pertumbuhan positif seperti yang dicapai pada tahun lalu. Sekedar diketahui, anak perusahaan Qatar Telecom itu, membukukan pendapatan data selular naik pesat sebesar 11,6% menjadi Rp 23,1 triliun dibandingkan 2019 yang senilai Rp 20,67 triliun. Jauh di atas rata-rata industri.

Total pendapatan pada tahun lalu meningkat 6,9% menjadi Rp 27,9 triliun. Alhasil, laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) juga melonjak 16% menjadi Rp 11,4 triliun. Dengan kinerja yang apik sepanjang 2020 itu, Indosat menjadi yang terbaik dibandingkan operator lainnya.

Demi mempertahankan pertumbuhan, Indosat akan terus meningkatkan belanja modal tahun ini, dengan fokus pada pengembangan jangkauan selular di daerah-daerah dengan pertumbuhan tinggi, dan meningkatkan kualitas dan jangkauan jaringan yang ada.

Sebelumnya dalam dalam konferensi pers virtual, Jumat (19/2/2021), Ahmad mengatakan bahwa Indosat akan terus melakukan peningkatan dan perluasan jaringan di Indonesia dengan fokus pada pengembangan jaringan 4G dan jaringan video grade. Untuk itu sepanjang tahun ini, perusahaan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 8 triliun.

Ahmad mengakui bahwa 2020 merupakan periode yang penuh tantangan dari berbagai aspek bagi perusahaan, termasuk adanya pandemi Covid-19. Namun pertumbuhan bisnis masih menjadi fokus perusahaan untuk tahun ini. Ia yakin dengan strategi yang tepat, pertumbuhan perusahaan pada 2021 akan lebih lagi dibandingkan tahun lalu.

spot_img
spot_img

Artikel Terbaru