Beranda News Feature Akhir Perjalanan Dua Dekade Bisnis Ponsel LG

Akhir Perjalanan Dua Dekade Bisnis Ponsel LG

-

Jakarta, Selular.ID – LG Electronics, raksasa Korea Selatan – telah keluar dari industri smartphone menyusul spekulasi yang mencuat sejak Januari 2021. Hengkangnya LG menjadikannya pemain besar pertama yang keluar dari bisnis yang sangat kompetitif, memberi kesempatan kepada para pesaingnya untuk mengambil pangsa pasar yang kelak ditinggalkan perusahaan.

Sesuai dengan pernyataan resmi yang dikeluarkan pada Senin (5/4/2021), LG akan menyelesaikan bisnis smartphone-nya pada 31 Juli tahun ini. Chaebol Korea itu akan terus menjual inventaris ponsel yang ada bahkan setelah menutup toko, sampai stok habis. Meski demikian, LG akan tetap melakukan pembaruan OS Android untuk semua ponsel premium yang diluncurkan pada 2019 sampai yang paling terakhir rilis.

Sebelumnya, sebuah laporan Reuters mengonfirmasi keluarnya LG, yang menyatakan bahwa divisi ponsel cerdas LG telah merugi selama 6 tahun terakhir – dengan total $ 4,5 miliar. Laporan itu juga menambahkan bahwa LG mencoba menjual divisi smartphone ke Vingroup, konglomerat Vietnam – namun pembicaraan yang dilakukan tidak menemukan kesepakatan.

LG sejauh ini masih memiliki kehadiran penting terutama di AS, dengan pangsa pasar 9% pada kuartal Desember 2020, menurut Counterpoint Research. LG bahkan menjadi vendor pertama yang meluncurkan smartphone 5G di AS lewat varian LG Wing.

Pola kerjasama dalam bentuk bundling dengan operator setempat, membuat LG masih memiliki pasar yang cukup baik di negeri Paman Sam. Keluarnya LG memungkinkan dua pesaing terdekatnya, Apple dan Samsung untuk melahap lebih banyak pangsa pasar di sana.

Hengkangnya LG tentu menjadi “kemunduran” bagi industri smartphone. Pasalnya kompetisi hanya akan terkonsentrasi pada Apple, Samsung dan brand-brand China. Meski LG sering tidak cukup capable dalam menelurkan kampanye pemasaran yang agresif, namun vendor memiliki banyak kelebihan lain.

Seperti dilansir dari laman Business Insider (5/4/21), LG dikenal sebagai produsen ponsel dengan inovasi yang sangat bagus. LG misalnya, termasuk di antara perusahaan pertama yang meluncurkan ponsel dengan kamera sudut ultra lebar yang memungkinkan Anda menangkap pemandangan yang jauh lebih luas jika dibandingkan dengan kamera biasa.

Selain itu, LG juga yang pertama menghadirkan layar Quad HD beresolusi tinggi, ponsel dengan dua kamera selfie, atau ponsel aneh dengan dua layar – seperti LG Wing. Selain kamera dengan sudut ultra lebar, LG juga pionir dalam pengembangan teknologi layar sentuh kapasitif di perangkat selular.

Namun di luar itu, LG telah diganggu oleh beberapa masalah pada ponsel cerdasnya – baik perangkat keras maupun perangkat lunak – yang berkontribusi terhadap penurunan merek selama beberapa tahun terakhir.

Di Indonesia sendiri, masa depan LG sudah dirumorkan sejak tiga tahun terakhir. Apalagi sejak 2018, bisnis smartphone LG sudah dibilang mati suri. Diketahui, tidak ada ponsel yang dirilis LG sejak LG G7+ ThinQ diperkenalkan pada akhir Mei 2018. Begitu pun saat vendor memperkenalkan BTS LG K9 pada Juni 2018. Saat itu, vendor beralasan tengah fokus pada pengembangan smartphone 5G.

Meski pada akhirnya harus meninggalkan gelanggang, LG akan terus dikenal sebagai vendor yang rajin berinovasi. Perusahaan terus berupaya mengembangkan terobosan baru sejak era 2G, 3G, 4G, bahkan 5G. Berikut sekilas perjalanan dua dekade bisnis ponsel yang dikembangkan oleh LG, sebelum perusahaan resmi menyuntik mati divisi mobile pada April 2021.

2002 – LG memasuki bisnis ponsel dengan B1200, ponsel candybar.

2003 – LG G7030 diluncurkan dengan dua layar.

2003 – Ponsel flip LG G7070 diluncurkan dengan layar putar dan kamera 0,3MP.

2006 – LG KE600 diluncurkan dengan kamera 2MP dan tombol melingkar untuk manajemen panggilan.

2006 – LG Prada menjadi ponsel pertama dengan layar sentuh kapasitif, beberapa bulan sebelum peluncuran iPhone.

2008 – LG meluncurkan ponsel layar sentuh penuh pertama dengan kamera 8MP.

2009 – LG GW620, smartphone Android pertama perusahaan, diluncurkan.

2009 – LG New Chocolate dengan layar 21: 9 diluncurkan – satu dekade sebelum layar ini menjadi popular.

2011 – LG Optimus 2X diluncurkan dengan ponsel pertama di dunia dengan prosesor inti ganda.

2012 – Nexus 4 diluncurkan dengan fitur unggulan dengan harga terjangkau.

2013 – LG meluncurkan smartphone G Flex, ponsel yang sebenarnya bisa bengkok sampai batas tertentu.

2013 – LG menghadirkan favorit penggemar lainnya dalam bentuk Nexus 5.

2015 – LG V10 diluncurkan dengan layar sekunder untuk menampilkan notifikasi.

2018 – LG V40 ThinQ diluncurkan – ini adalah ponsel pertama dengan kamera sudut telefoto dan ultrawide. Smartphone premium ini juga diluncurkan di Indonesia. Beberapa bulan setelahnya, LG memperkenalkan LG BTS K9 yang membidik segmen low end.

2020 – LG semakin berani dengan peluncuran Wing 5G – ponsel dengan dua layar yang dapat berputar.

2021 – LG keluar dari industri smartphone setelah enam tahun terus mengalami kerugian. Selanjutnya LG akan fokus pada pengembangan beberapa unit bisnis yang dirasa lebih prospektif, seperti komponen kendaraan listrik, perangkat pintar, teknologi robotics, Artificial Intelligence (kecerdasan buatan), serta platform lain di berbagai lini.

Artikel Terbaru