Beranda News Setahun Berlalu, Akhirnya 270 Apple Store Di AS Kembali Dibuka

Setahun Berlalu, Akhirnya 270 Apple Store Di AS Kembali Dibuka

-

Jakarta, Selular.ID – Sejak 13 Maret tahun lalu, Apple menutup semua toko ritelnya di luar Tiongkok Raya. Penutupan ini diberlakukan lantaran efek dari pandemi Covid-19 yang mengharuskan beberapa aktivitas offline termasuk penjualan beralih menjadi sistem online.

Seperti yang diketahui, bahwa beberapa bulan terakhir sejumlah Apple Store di Amerika Serikat perlahan mulai dibuka. Kini, menurut laporan yang dikutip dari 9to5Mac kemarin, Senin (1/3/2021), bertepatan dengan pembukaan kembali toko ritel Apple di Texas, Apple juga telah mengonfirmasi bahwa 270 lokasi Apple Store di AS sekarang sudah terbuka dalam beberapa kapasitas, baik untuk belanja di dalam toko maupun pengambilan pesanan online.

Sekedar mengingatkan kembali, CEO Apple, Tim Cook, setahun yang lalu mengumumkan bahwa perusahaan akan menutup semua lokasi ritelnya di luar Cina daratan hingga akhir bulan. Pada saat itu, Apple sedang mengembangkan strategi mitigasi Covid-19 untuk jaringan toko di Cina, yang pertama kali mulai tutup pada 1 Februari sebelum wabah virus corona menyebar luas di AS.

Pada 17 Maret 2020, Apple mengatakan akan menutup semua toko ritel di luar Cina tanpa batas waktu karena kasus Covid-19 meroket di seluruh dunia.

Baca juga:Setelah 9 Bulan, Apple Store Di Portland Kembali Dibuka

Apa yang terjadi pada bulan-bulan setelahnya melibatkan perpaduan kompleks antara pembukaan dan penutupan toko karena Apple mematuhi pedoman kesehatan lokal dan negara bagian serta juga memprioritaskan keselamatan karyawan ritelnya sendiri.

Dalam beberapa kasus, toko dibuka dalam kapasitas terbatas hanya untuk ditutup lagi nantinya, sementara yang lain tetap tutup untuk waktu yang lama.

Apple mulai memberlakukan strategi pembukaan resminya kembali di AS pada awal Mei dan itu berlangsung selama berbulan-bulan sepanjang musim panas hingga musim gugur.

Namun Apple telah menunjukkan kesediaannya untuk bertindak cepat dalam menanggapi kondisi yang berubah. Pada Desember 2020, ia menutup setiap toko di California dan London karena jumlah kasus melonjak selama liburan. Awal bulan lalu, Apple menutup sementara setiap toko di Inggris.

Artikel Terbaru