Tuesday, October 27, 2020
Home News E-Commerce iDEA Dan Bakti Kominfo Beri Pelatihan UMKM Daerah 3T Agar Go Digital

iDEA Dan Bakti Kominfo Beri Pelatihan UMKM Daerah 3T Agar Go Digital

-

Jakarta, Selular.ID – Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) bersama BAKTI Kominfo merancang 60 tema edukasi digital bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), yang akan dijabarkan dalam rangkaian pelatihan bisnis secara daring.

Pelatihan Digital UMKM Indonesia ini telah dimulai dari 5 Oktober hingga 12 Desember 2020, dan digelar penuh secara online. Kemudian untuk mempertimbangkan kondisi ekonomi setiap peserta UMKM, program ini juga memberikan kuota internet berbentuk pulsa untuk mengikuti rangkaian webinar ini.

“Kami berharap hal ini dapat meringankan beban kuota internet para UMKM untuk bisa tetap mengikuti semua kelas pelatihan online. Durasi program  ini 2,5 bulan dan didukung oleh kurikulum dengan 60 modul pilihan. Diharapkan juga Dengan menguasai teknologi digital mereka bisa bangkit, dari ekonomi yang tegerus pandemi seperti saat ini” jelas Anang, dalam acara peluncuran ‘Pelatihan Digital UMKM di Indonesia’.

Konsep pelatihan ini disusun secara komprehensif mengakomodasi kebutuhan UMKM dalam bertransformasi digital. Mulai edukasi pengembangan bisnis dan keahlihan digital, edukasi tentang pentingnya kehadiran merek secara digital, edukasi dan fasilitasi UMKM untuk mengenal dan memanfaatkan e-commerce,

“Kemudian ada edukasi dan fasilitasi UMKM untuk memahami dan memanfaatkan pemasaran digital (digital marketing), serta pengoperasian digital, melalui penggunaan berbagai aplikasi yang dapat meningkatkan produktivitas usaha agar usahanya dapat tumbuh lebih cepat dan efisien,” papar Bima Laga, selaku Ketua Umum iDEA.

Baca juga : RUU PDP Dikebut, Tapi Ruang Pendidikan Berbasis Kurikulum Siber Belum Menjadi Prioritas?

Mengutip hasil riset idEA, jumlah UMKM yang terbesar yang belum terdigitalisasi adalah UMKM lokal, seperti para pedagang toko eceran, toko grosir, pengusaha resto, kafe, pemilik warung, pengusaha rumahan, petani penghasil, peternak penghasil, nelayan pengepul, jasa servis/teknik dan lain sebagainya.

“Dengan pelatihan ini, mereka akan dapat menjual produknya melalui e-commerce lokal. Cukup mengandalkan jaringan internet lokal, mereka dapat memperluas pasar lokal tanpa ada hambatan logistik antar kota atau antar propinsi,” tegasnya.

Ketua Umum idEA melihat pentingnya memanfaatkan tren penjualan dan belanja online yang terus meningkat tajam belakangan ini. Menurutnya, belanja online, terlebih melalui platform e-commerce terus meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan sejak pandemi, peningkatannya sangat signifikan.

“Peningkatannya mencapai ratusan persen. Artinya, ada potensi besar untuk bisa menggerakkan perekonomian nasional melalui platform e-commerce,” kata Bima.

Sejak pertama diumumkan, Pelatihan Digital UMKM Indonesia mendapat sambutan yang sangat antusias dari seluruh UMKM di Indonesia. Total pendaftar mencapai lebih dari 6.500 UMKM. Program yang menyasar UMKM di seluruh Indonesia itu difokuskan untuk UMKM di luar Jawa, khususnya untuk daerah tertinggal, terdepan dan terluar di Indonesia serta Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yakni Kawasan Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

Latest