Bos Huawei Ingin Boyong Google Kembali dalam Smartphonenya

Jakarta, Selular.ID – Larangan dari AS memiliki dampak yang cukup berat bagi Huawei lantaran smartphonenya tak lagi bisa mendukung Google Mobile Service (GMS). Kini, Huawei berharap layanan Google dapat kembali dalam smartphone mereka.

Hal ini disampaikan langsung oleh Richard Yu, selaku CEO Grup Bisnis Konsumen Huawei. Richard mengatakan bahwa perusahaannya berharap bisa mendapatkan lisensi dari AS kembali, mengingat perusahaannya cukup terbuka untuk itu.

“Saya harap mereka bisa memberi kami lisensi.” ujar Richard.

Menurut Richard, mereka ingin tetap di platform Android dengan layanan integral Google. Sehingga, perusahaan akan memerlukan lisensi Pemerintah AS, yang diberikan kepada perusahaan yang ingin bekerja sama dengan Huawei.

Baca juga: Mengenal Qwant, Mesin Pencari Pengganti Google di Huawei P40 Series

Pernyataan Richard ini memungkinkan adanya fakta bahwa layanan Google seperti Play Store lebih disukai ketimbang HMS (Huawei Mobile Services) besutan Huawei. Dengan kata lain, layanan Google lebih disukai karena masih menawarkan lebih banyak pilihan dibandingkan dengan HMS (Huawei Mobile Services) yang baru diluncurkan, dikutip dari Gizmochina, Selasa (31/3).

Terakhir, CEO juga menyebutkan tiga ekosistem andalannya, seperti asisten suara Celia, AppGallery dan sistem peta TomTom. Perangkat lunak baru dimaksudkan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Google.