Tuesday, February 18, 2020
Home News Berhenti Awal Tahun, Ini Yang Dilakukan Bagi Pengguna Windows 7

Berhenti Awal Tahun, Ini Yang Dilakukan Bagi Pengguna Windows 7

-

Jakarta, Selular.ID – Microsoft sudah menginformasikan di situs resminya, bahwa akan memberikan notifikasi menghentikan dukungan layanan Windows 7 di tahun 2020 mendatang.

Notifikasi tersebut menyatakan bahwa Microsoft tidak akan merilis update untuk Windows 7 dan Office 2020.

Kini kabar terbaru hadir mengenai Wondows 7, dilaporkan Mashable, Windows 7 akan mendapatkan pembaruan keamanan terakhir pada 14 Januari 2020, kecuali jika pengguna membayar dukungan yang diperpanjang. Sehingga ketika melewati tanggal tersebut Windows 2009 ini mungkin akan lebih mudah terinfeksi malware.

Microsoft membuat komitmen untuk menyediakan 10 tahun dukungan produk Windows 7 ketika dirilis pada 22 Oktober 2009. Ketika periode 10 tahun berakhir, Microsoft akan menghentikan dukungan Windows 7, sehingga akan menghentikan dukungan investasinya untuk mendukung teknologi baru.

“Akhir dukungan untuk Windows 7 adalah 14 Januari 2020. Setelah itu, bantuan teknis dan pembaruan perangkat lunak dari pembaruan Windows yang membantu melindungi PC Anda tidak lagi tersedia,” tulis laman Support Microsoft.

Selain itu, program Microsoft Security Essentials gratis mungkin tidak akan lagi didukung, sehingga segala kekurangan yang mengakar dalam sistem operasi yang muncul hampir pasti tidak akan diperbaiki. Hal itu akan menjadi tidak baik bagi sekitar 28 persen pengguna yang masih menggunakan Windows 7.

Jika kalian pengguna Windows 7, maka langkah yang harus dilakukan adalah beralih ke ke Windows 10. PC Windows 7 juga mendukung Windows 10, meskipun mungkin harus membuang beberapa program.

Untuk meningkatkan ke Windows 10, lisensi Windows 7 valid, selama kunci lisensi Windows 7 valid, dapat meningkatkan mesin Windows 7 ke Windows 10 secara gratis dengan mengunduh dan menjalankan alat instalasi Windows 10 milik Microsoft.

Jika  memutuskan untuk tetap menggunakan Windows 7 setelah 14 Januari, pengguna harus melakukan beberapa tindakan pencegahan. Perbarui semua yang ada pada rilis Microsoft Patch pada14 Januari. Ini akan menjadi kesempatan terakhir untuk memastikan Windows dan perangkat lunak Microsoft lainnya seaman mungkin.

Instal salah satu program antivirus terbaik. Microsoft mematikan perangkat lunak antivirusnya sendiri untuk Windows 7, jadi Anda akan membutuhkan yang lain. Kemudian, hapus instalan browser Microsoft Internet Explorer. Ini adalah lubang keamanan yang sangat besar. Gunakan Google Chrome atau Mozilla Firefox sebagai gantinya.

Microsoft juga akan mengirimkan notifikasi pengingat sampai akhir 2019 dengan tindakan rekomendasi untuk mengambil alih dukungan akhir Windows 7.

Diktahui, berdasarkan laporan firma riset pasar NetShareMarket, penurunan jumlah pengguna Windows 7 di bulan April lalu tidak signifikan.

Sebaliknya, adopsi Windows 10 tetap dengan pertumbuhan hanya 0,5 persen di waktu yang sama.

Kesimpulannya, meskipun sudah dinyatakan Windows 7 akan berakhir pada 2020, namun tetap penggunanya masih bertahan dan belum beralih ke Windows 10.

Dilaporkan BGR, jumlah pengguna Windows 7 masih lebih dari seperempat dari total pengguna sistem operasi desktop secara keseluruhan. Ada sebanyak 36,43 persen pengguna yang bertahan dengan Windows 7 hingga akhir April lalu.

Baca Juga :Tahun Depan Microsoft Stop Dukungan ke Windows 7

Meski mengalami penurunan, jumlah ini masih terhitung cukup besar jika dibandingkan dengan Windows 10 yang usianya 10 tahun lebih muda ketimbang Windows 7.

Saat ini, Windows 10 memiliki pangsa pasar sekitar 44,10 persen dari total keseluruhan.

Meski jumlah pengguna Windows 10 tetap meningkat, angka pertumbuhannya terbilang kecil. Pada Maret lalu, ada sebanyak 43,62 persen pengguna yang menggunakan Windows 10. Artinya, pertumbuhan yang terjadi di bulan April kurang dari 1 persen.

Latest