Monday, December 9, 2019
Home News Kominfo Janjikan Layanan Data di Papua Berangsur Pulih

Kominfo Janjikan Layanan Data di Papua Berangsur Pulih

-

Jakarta, Selular.ID – Setelah beberapa kali melakukan sejumlah pembatasan layanan data internet atas kerusuhan yang berlangsung, kini layanan data di Papua berangsur pulih.

Dalam siaran persnya (4/9), Kominfo mengatakan telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi penegak hukum dan aparat keamanan terkait keputusan pemulihannya. Hal ini merupakan titik terang bagi masyarakat wilayah papua yang mulai bisa kembali menikmati layanan data internet.

“Pembukaan kembali blokir atas layanan data di sejumlah besar wilayah Papua dan Papua Barat dilakukan setelah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum/keamanan,” ujar Fernandus Setu, Kepala Biro Humas Kominfo.

Lebih lanjut Ferdinandus mengatakan bahwa keputusan itu setelah mempertimbangkan situasi keamanan di wilayah-wilayah tersebut sudah pulih atau normal serta mempertimbangkan sebaran informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi terkait dengan isu Papua yang sudah mulai menurun.

Baca juga: Kominfo: Ada Pembatasan Internet di Jayapura

Secara resmi juga pemerintah Indonesia membuka pemblokiran layanan data Internet di Wilayah Papua dan Papua Barat, mulai Rabu (4/9) pukul 23.00 WIT.

Saat ini, pembukaan blokir atas layanan data internet dilakukan di 19 Kabupaten di Provinsi Papua, yakni: Keerom, Puncak Jaya, Puncak, Asmat, Boven Digoel, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Intan Jaya, Yalimo, Lanny Jaya, Mappi, Tolikara, Nduga, Supiori, Waropen, Merauke, Biak, Yapen, dan Kabupaten Sarmi.

Selain itu, layanan data berangsur pulih pada 10 kabupaten di Provinsi Papua lainnya, yaitu Kabupaten Mimika, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Numfor, Kota Jayapura, Yahukimo dan Nabire. Meskipun begitu, Kominfo mengatakan akan terus memantau situasinya dalam 1 sampai 2 hari ke depan.

Pemerintah kembali mengimbau kita semua untuk tidak menyebarkan informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi melalui media apapun termasuk media sosial, agar proses pemulihan kembali seluruh wilayah Papua dan Papua Barat cepat berlangsung.

Latest