Wednesday, July 15, 2020
       
Home News Telco Uji Jaringan 5G, 3 Indonesia Gaet Mahasiswa dengan Hologram

Uji Jaringan 5G, 3 Indonesia Gaet Mahasiswa dengan Hologram

-

Surabaya, Selular.ID – Mengikuti operator lainnya, 3 Indonesia sebagai operator yang membidik pangsa pasar anak muda, akhirnya menggelar uji coba 5G.

Uji coba generasi ke 5 ini dilakukan 3 Indonesia dengan menggandeng Kementeriaan Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) serta Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Jawa Timur.

Seperti XL Axiata yang uji coba 5G dengan hologram, 3 Indonesia pun melakukan hal yang sama melalui hologram. Dengan tujuan holographic call di jaringan 5G yang akan memungkinkan digunakan untuk pertemuan jarak jauh, untuk berbagai sektor misalnya di sektor pendidikan, untuk produktivitas belajar bagi mahasiswa dan pengajar.

Dolly Susanto, Chief Commercial Officer 3 Indonesia mengatakan, bahwa uji coba ini dilakukan menyusul pemberian izin oleh Kominfo pada 3 Indonesia untuk melaksanakan uji coba 5G di spektrum 28Ghz.

Uji coba 5G merupakan komitmen untuk membantu anak muda Indonesia lebih siap menghadapi tantangan global dan membuka kesempatan bagi dunia pendidikan.

“Kecepatan 5G yang dihadirkan dapat dimanfaatkan untuk menyempurnakan kegiatan belajar mengajar jarak jauh. Atau mengirimkan karya ke belahan dunia secara realtime,” ujar Dolly, di ITS, Surabaya Jawa Timur (05/09/19).

Pada uji coba 5G yang dilakukan 3 Indonesia mencapai kecepatan unduh data hingga 760Mbps dan kecepataan unggah 75,9Mbps dengan latency 11ms.

Lebih lanjut Dolly menjelaskan, uji coba 5G di jaringan 3 Indonesia merupakan uji coba pertama 5G di Indonesia, yang dilakukan di live system secara end to end yang menggunakan frekuensii millimetre mave untuk 5G GNB radio dari Nokia, 80 GHz untuk E-band transport, NSA3x 5G core network di Semarang, serta HSS, PCRF dan Volte IMS di Jakarta dan perangkat 5G.

Sementara Danny Buldansyah, Wakil Presiden Direktur PT Hutchison 3 Indonesia menuturkan 5G dengan kecepatan 100 kali lipat dengan melihat kondisi telekomunikasi saat ini, bermanfaat untuk penetrasi broadband kecepatan super tinggi.

Sedangkan pendidikan, menurutnya, pendidikan jadi satu hal yang akan mempunyai peran dalam sosialisasi atau penyebarluasan 5G kedepannya.

Mochamar Ashari, Rektor ITS menegaskan bahwa dengan teknologi 5G yang diterapkan di dunia pendidikan akan memudahkan menghadirikan kuliah umum secara virtual, yang akan melampaui batas jarak di masa depan.

Baca Juga :Pendapatan Jaringan 5G Melampaui USD4 Miliar Pada 2020

“5G akan menghubungkan anak muda Indonesia kepada sumber ilmu di berbagai penjuru dunia dan mendukung secara langsung pembangunan SDM unggul Indonesia melalui dunia pendidikan tanpa batas,” tutur Ashari.

Dengan uji coba yang dilakukan di ITS, kualitas jaringan memungkinkan Sigit Puspito Wigati Jarot, Ketua F5Gi yang hadir lewat hologram untuk dapat berinteraksi dengan lebih leluasa dengan mahasiswa yang hadir dan memproyeksikan kehadirannya dengan lebih nyata. Kendati jarak Surabaya dan Jakarta terpaut sekitar 785 km.

Upcoming Event

Upcoming Event

Latest