Wednesday, October 16, 2019
Home Apps Google Uji Coba Fitur Play dan Pause di Browser, Ini Fungsinya

Google Uji Coba Fitur Play dan Pause di Browser, Ini Fungsinya

-

Jakarta, Selular.ID – Google baru-baru ini diketahui mengembangkan fitur di peramban Chrome besutannya untuk memblokir iklan yang bisa membuat lambat. Fitur yang bersangkutan kini masih diuji coba di peramban open source Chromium yang menjadi basis Google Chrome.

Setelah mengembangakan fitur untuk memblokir iklan, kini Goole dikabarkan sedang menguji coba fitur tombol play dan pause di browser (peramban) Chrome.

Nantinya, tombol ini akan memungkinkan pengguna Chrome untuk memutar atau menghentikan video atau musik yang muncul di laman web. Tombol yang terpasang di toolbar browser ini bakal diberi nama Global Media Controls.

Seperti dilaporkan Engadget, dengan begini, pengguna dapat mengendalikan semua konten video atau musik yang sedang didengar atau ditonton dengan lebih mudah lagi.

Saat ini, tombol tersebut sedang diuji coba di peramban Chrome Development, yakni Canary.Saat aktif, fitur tersebut bakal muncul di sebelah kolom URL (link), dan akan meng-highlight apa yang sedang diputar, meskipun ada di tab yang berbeda.Namun hingga saat ini belum diketahui kapan fitur ini akan dikenalkan secara resmi.

Google sepertinya menyadari jika Peramban Chrome banyak diandalkan penggunanya saat berselancar di dunia maya. Tidak hanya menggulirkan fitur baru. Google pun menambahkan perlindungan, dilaporkan XDA Developer, beberapa waktu lalu, Crome mengenalkan fitur drive-by download ini merupakan istilah yang digunakan dalam industri keamanan informasi (infosec) untuk menggambarkan unduhan yang terjadi tanpa sepengetahuan pengguna.

Google bermaksud menambahkan perlindungan drive-by download ke semua versi Chrome, kecuali yang dikirimkan untuk iOS.

Fitur ini sudah aktif di edisi Chrome Canary di versi Chrome 73 sejak April. Dalam jangka panjang, fitur ini diharapkan dapat menggagalkan beberapa kampanye malvertising, kelompok kriminal yang menyembunyikan kode jahat di dalam iklan untuk menjatuhkan file yang disamarkan dengan malware di komputer pengguna.

Latest