Friday, July 19, 2019
Home Apps Microsoft Gulirkan Fitur Terbaru di Edge, Ini Fiturnya

Microsoft Gulirkan Fitur Terbaru di Edge, Ini Fiturnya

-


Jakarta,Selular.ID- Kiprah peramban Microsoft Edge memang tak secemerlang peramban Chrome besutan Google. Hal tersebut membuat Microsoft gencar mempromosikan Microsoft Edge.

Edge dirilis beberapa pekan setelah mengakhiri dukungan untuk browser lamanya Internet Explorer, dan untuk menjadi pramban yang diandalkan penggunanya seperti pesaingnya, Chrome, Edge terus menggulirkan fitur terbaru.

Dilaporkan The Verge, Edge hadir dengan konsumsi daya baterai yang diklaim lebih irit, kinerja, dan keamanan yang lebih baik.

Selain lebih hemat dalam konsumsi daya baterai, Edge juga diklaim berkinerja lebih cepat dan aman, dirancang khusus untuk Windows 10.

Browser Microsoft Edge juga menawarkan tampilan baca yang lebih baik. Membaca menjadi lebih mudah dengan menampilkan highlight atau anotasi.

Microsoft Edge membantu pengguna meningkatkan kemampuan baca dan lebih fokus. Untuk mendukung itu, Microsoft Store juga menyediakan buku-buku yang disinkronkan ke perangkat apa pun.

Peramban yang sudah dilengkapi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) itu menampilkan warna-warna khusus untuk identifikasi ucapan dengan Grammer Tools.

Gunakan Grammar Tools untuk mengidentifikasi bagian-bagian dengan warna berbeda –menyoroti kata benda, kata kerja, dan kata sifat.

Dalam hal penerjemahan, Microsoft Edge memudahkan pengguna mengakses kamus, menyoroti kata dan definisi muncul secara otomatis dari kamus offline. Tidak perlu klik Kanan.

Selain itu, untuk meredam peredaran hoaks, Edge menyematkan fitur yang bisa diandalkan.

Yakni NewsGuard, kehadiran fitur ini merupakan kelanjutan dari program Microsoft Defending Democracy. Seperti dilaporkan Mashable.

Fitur ini tidak aktif secara otomatis. Pengguna Microsoft Edge harus mengaktifkannya lebih dulu melalui menu pengaturan.

Dijelaskan Microsoft, untuk sekarang, NewsGuard masih fokus pada situs asal Amerika Serikat, tapi nantinya situs luar negeri lain akan dimasukkan dalam daftar.

Tim NewsGuard sendiri dipimpin oleh mantan penerbit dari Wall Street Journal hingga mantan direktur CIA. Oleh sebab itu, fitur ini mengandalkan manusia untuk penyaringan berita, bukan algoritma.

Latest