Wednesday, June 19, 2019
Home Apps Uang Unicorn Kabur Keluar Negeri, Ini Kata Gojek

Uang Unicorn Kabur Keluar Negeri, Ini Kata Gojek

-

Jakarta, Selular.ID –Debat presiden putaran kedua baru-baru ini dengan tema Energi, Pangan, Infrastruktur, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup menarik banyak perhatian netizen, salah satunya adalah soal unicorn.

Dalam debat itu Prabowo Subianto, Capres 02 menjawab dampak yang akan diambil para perusahaan rintisan, salah satunya adalah uangnya akan dibawa pergi ke luar negeri oleh investor yang berinvestasi pada perusahaan rintisan tersebut.

Ketika hal itu ditanyakan langsung ke salah satu perusahaam rintisan yang menyandang predikat unicorn, Gojek pun menanggapinya.

Kristy Nelwan, VP Corporate Communications Gojek melalui pesan singkatnya menjelaskan, para pendiri dan manajemen Gojek akan tetap memiliki kontrol terhadap pengambilan keputusan dan penentuan arah kebijakan perusahaan. Hal ini agar terus dapat merealisasikan visi jangka panjang perusahaan.

“Model seperti ini dimungkinkan di perusahaan teknologi dan telah banyak diadopsi oleh banyak perusahaan teknologi global bukan hanya di Indonesia saja,” terang Kristy.

Sementara guna mendukung pertumbuhan dan inovasi perusahaan teknologi start-up skala besar seperti Gojek dibutuhkan investasi yang signifikan sekaligus investor yang memahami bisnis teknologi dan bisa memberikan transfer pengetahuan mengenai best practices dalam industri digital.

Pendekatan ini, diakui Kristy merupakan pendekatan yang lumrah dan banyak diadopsi perusahaan teknologi kelas dunia lainnya seperti Facebook, Google dan Alibaba.

Investasi ini kemudian dibawa masuk ke Indonesia, supaya lebih banyak masyarakat bisa tergabung dalam ekosistem ekonomi digital dan merasakan manfaatnya.

Menurut Kristy, awal berdiri, Gojek hadir untuk membantu masyarakat Indonesia memiliki peluang terhadap akses pendapatan dan kesejahteraan dengan bergabung menjadi bagian dari ekosistem Gojek.

Melalui teknologi Gojek, dikatakan Kristy jutaan masyarakat Indonesia termasuk ratusan ribu pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) telah terbantu dan merasakan manfaat positifnya.

“Dengan kepercayaan dari investor lokal maupun global kami bisa bertumbuh menjadi ekosistem yang diberkuat oleh oleh 2 juta mitra driver, serta 400,000 mitra merchant dan service provider,”kata Kristy.

Investasi global menurut Kristy harus dipandang sebagai sebuah sinyal positif terhadap iklim ekonomi digital Indonesia.

Indonesia sudah dipandang menjadi pemain aktif ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara. Perusahaan-perusahaan teknologi Indonesia yang fokusnya membantu masyarakat Indonesia dan terbukti membawa dampak positif pada pertumbuhan UMKM di negara ini dilihat memiliki model bisnis yang baik dan berkelanjutan.

“Hal inilah yang mendorong investor lokal dan global menaruh kepercayaannya kepada para perusahaan teknologi startup Tanah air,” tutur Kristy.

Disinggung mengenai saham yang dimiliki Gojek saat ini Kristy pun sedikit keberatan menyampaikannya. Menurutnya hal itu belum bisa dishare sejauh ini.

“Maaf ya untuk itu saya tidak bisa share,” pinta Kristy.

Latest