Jakarta, Selular.ID – Dari data historikal Shopback, tercatat sepanjang tahun 2018 mendapat hasil cukup positif.

Kendati tidak membeberkan secara detail volume pemesanan tahun lalu, namun platform e-commerce asal Singapura ini menegadkan bahwa traffic pemesanan meningkat lima hingga enam kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Selain itu, sepanjang 2018, ShopBack Indonesia pun berhasil membuat masyarakat berhemat hingga Rp 50 miliar, melalui cashback yang diberikan.

BACA JUGA:
Ini Tren Perdagangan Digital di Tahun 2019

Indra Yonathan, Country Head of ShopBack Indonesia mengatakan, September 2018, Shopback Shopfest.yang digelar 3 September 2018 – 3 Januari 2019. Festival belanja online ini pun menjadi salah satu faktor penyumbang peningkatan transaksi ShopBack.

“Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang jatuh pada 12 Desember pun, menyumbang transaksi paling besar ketimbang festival belanja 11.11,”tutur Yonathan

BACA JUGA:
Keunggulan Vivo Y81 yang Cocok untuk Milenial Muda

Menurutnya, sepanjang 2018, traffic ke platform lebih banyak datang dari perangkat mobile.

“Jumlah traffic yang disumbangkan oleh perangkat mobile lima kali lebih besar dibanding traffic dari desktop. Data ShopBack juga menunjukkan, lebih dari 70% pemesanan atau order lebih banyak terjadi di perangkat mobile pengguna,”ujar Yonathan lagi.

Sementara itu, berdasarkan data yang sama, perangkat mobile dengan sistem operasi Android lebih dominan di negara-negara berkembang seperti, Thailand, Filipina dan Indonesia.

BACA JUGA:
Keunggulan Vivo Y81 yang Cocok untuk Milenial Muda

Di Indonesia, lebih 87% pengguna shopback bertransaksi menggunakan perangkat mobile dengan sistem Android.

Melihat.trend itu, Yonathan pun optimis pada 2019, ShopBack Indonesia dapat bertumbuh lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya serta dapat merangkul lebih banyak lagi masyarakat agar dapat berbelanja online secara hemat dan cermat melalui ShopBack.