Jakarta, Selular.ID — Sistem operasi besutan Huawei, EMUI 9 telah diumumkan pada 1 September di Jerman, kini OS bakal hadir untuk publik Indonesia melalui Huawei Mate 20 Series pada 19 Desember mendatang.

Bersamaan dengan hadirnya smartphone Huawei Mate 20 Series Oktober lalu, maka secara resmi hadir pula Huawei EMUI 9.0, sistem operasi buatan Huawei yang dibangun berdasarkan OS Android P.

EMUI 9 ini menghadirkan peningkatan performa lebih kencang, fitur baru, dan antarmuka yang mudah diakses. Perusahaan menyebut EMUI 9 adalah puncak dari passion Huawei di bidang R&D untuk menunaikan janji “Terlahir Cepat, Tetap Cepat”.

“Dengan EMUI 9, kami ingin membawa pengalaman baru yang lebih kaya saat mengakses perangkat Huawei. Berbagai fitur AI dan produktivitas akan memberdayakan pengguna dan membuat mereka bisa mendapatkan manfaat lebih dari perangkat teknologinya,” kata Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Device Indonesia.

Huawei Mate 20 Series yang rilis di Indonesia hadir dengan EMUI 9 yang sudah pre-installed. Sementara untuk perangkat Huawei lain yang premium seperti Huawei P20 Pro, Huawei P20, Huwei Mate 10 Pro, dan Huawei Mate 10 di Indonesia akan tersedia via update melalui HOTA update.

OS yang saat ini berkode 9.0 dikatakan Huawei membawa sejumlah peningkatan performa yang signifikan. Setiap aspek, mulai dari respons ketukan, waktu dijalankannya aplikasi, sampai kelancaran jalannya aplikasi, telah dioptimalisasi ke level kecepatan dan efisiensi yang baru.

BACA JUGA:
Ponsel Layar Lipat Huawei Meluncur Juni 2019

Sejatinya antarmuka terbaik adalah yang invisible, yakni bisa menghilang ke dalam user experience. Guna mencapai itu, antarmuka harus sederhana, bisa dinikmati, dan konsisten. Ketiga faktor ini hadir di EMUI 9.

EMUI 9 memiliki setting menu yang mudah. Semua berkat dua pendekatan: mengurangi jumlah item di menu Settings dan menambahkan tab Advanced untuk membuka konfigurasi yang lebih lengkap.

Dibandingkan dengan pendahulunya, opsi yang ada di EMUI 9.0 berkurang 10 persen. Hal-hal yang beragam juga dikeluarkan supaya kategorisasinya lebih baik. Selanjutnya, dengan memindahkan opsi lanjutan ke tab khusus, pengguna sehari-hari akan disuguhi menu yang lebih sederhana.

Tidak usah khawatir, pengguna yang lebih advanced akan tetap bisa membuat perubahan yang terperinci di perangkat mereka.

Sementara itu, Huawei juga membakukan desain dan fitur EMUI untuk memastikan OS memberikan pengalaman yang paling visual dan fungsional secara konsisten. Fitur-fitur yang memiliki sifat serupa (seperti Timer, Jam, dan Kompas) telah dirancang ulang mengikuti bahasa desain yang sama untuk memberikan pengalaman pengguna yang paling terpadu dan intuitif.

Dengan aplikasi yang berjalan lebih cepat dan navigasi lebih sederhana, maka setiap interaksi dengan perangkat akan menjadi aktivitas yang menyenangkan. Huawei merancang EMUI 9.0 untuk menjadi EMUI yang paling ergonomis. Antarmuka baru fitur penempatan optimal tombol navigasi yang secara signifikan bikin penggunaan satu tangan makin nyaman.

Sebagai contoh, bar navigasi Galeri telah dipindahkan ke bagian bawah layar, memungkinkan pengguna untuk dengan mudah menelusuri antara Foto, Album, Sorotan dan tab Discover dengan ibu jari tangan sambil memegang perangkat.

BACA JUGA:
Ajukan Sertfikasi FCC, Huawei Ungkap Spesifikasi P Smart (2019)

Kecerdasan buatan (AI) pada smartphone Huawei juga mendapat peningkatan signifikan. EMUI 9.0 menghadirkan Spotlight Reel ke semua perangkat yang didukung. Dapat diakses melalui aplikasi Galeri, fitur baru ini menggunakan kemampuan AI pada perangkat Huawei untuk secara otomatis menghasilkan montase 10 detik yang menyoroti individu yang membintangi video pengguna.

Selain itu, EMUI 9.0 menawarkan dua cara bagi pengguna untuk menggunakan AI untuk memperkaya hidup mereka, yaitu: HiVision dan HiTouch.

  • HiVision: Dengan HiVision, pengguna dapat dengan mudah mencari berbagai informasi lebih lanjut di Internet, tentang objek yang menarik, hanya dengan mengarahkan kamera ke arahnya. HiVision mengenali landmark dari 15 negara serta lebih dari 10 juta karya seni terkenal. Ia juga mengenali berbagai macam makanan, dan dapat memberikan perkiraan kalori untuk pengguna yang sadar tentang asupan kalori mereka.
  • HiTouch: Diaktifkan dengan menekan dan menahan dua jari pada gambar, HiTouch memungkinkan pengguna dengan mudah melakukan pengecekan online terhadap pengecer dan platform eCommerce dan berbelanja barang. Fitur ini dapat mengenali lebih dari 120 juta item dari lebih dari 200 platform eCommerce dan toko online resmi dengan hampir 100 merek.

Fitur Easy Projection memungkinkan pengguna menghubungkan perangkat mereka dengan layar eksternal untuk meningkatkan produktivitas. Untuk EMUI 9.0, Huawei mengembangkan fitur ini dengan menawarkan upgrade secara nirkabel. Pengguna yang menjalankan EMUI 9.0 sekarang memiliki akses ke One-Click Projection, dan Highlight dan Capture di Layar Besar, yang memungkinkan pengguna dengan mudah menambahkan highlight dan menangkap konten yang diproyeksikan pada layar yang lebih besar seperti TV.

BACA JUGA:
Huawei Mate 20 Series Dukung Fast Charging 40W

Tambahan untuk Wireless Easy Projection, EMUI 9.0 juga mendukung berbagai fitur-fitur produktivitas, termasuk:

  • HUAWEI Share: sebagai tambahan untuk berkirim file antara smartphone Huawei dan PC Huawei, sekarang pengguna bisa menggunakan HUAWEI Share untuk mengirimkan file ke printer yang punya koneksi Bluetooth ;
  • Backup: EMUI 9.0 mendukung cara baru bagi pengguna untuk mem-backup file-file penting mereka. Di samping HUAWEI Cloud, sekarang pengguna bisa menyimpan file backup mereka di SD Card, USB drive, atau sebuah NAS (Network Attached Storage) ;
  • WPS dengan HiAI: Paket produktivitas WPS ini memanfaatkan kemampuan HiAI untuk memperkaya fitur-fiturnya. EMUI 9.0 secara otomatis menyesuaikan alignment pada dokumen dan dapat mengubah foto dan hardcopy menjadi file digital yang bisa disunting.

Fitur Baru Lainnya
EMUI 9.0 juga dilengkapi dengan fitur baru lainnya, yang diumumkan sebelumnya pada saat peluncuran, yaitu Password Vault, sebuah fitur yang secara aman menyimpan kata sandi pengguna secara lokal, serta fitur kesejahteraan digital seperti Digital Balance untuk memantau penggunaan, App Limit untuk menetapkan batas waktu untuk berbagai aplikasi, dan Wind Down, yang mengubah layar menjadi abu-abu selama jam tidur.