Jakarta,Selular.ID-Diketahui, Youtube memiliki layanan Premium sejak empat tahun lalu. Sejak diumumkan layanan ini telah mengalami pergantian nama berapa kali.

Awalnya Youtube Premium
sebagai Music Key, kemudian berganti nama menjadi Youtube Red pada tahun 2015.

Meski sudah berganti-ganti nama, seperti dilaporkan Gadget Trends, layanan premium ini dikabarkan telah gagal untuk mempertahankan aplikasi tersebut.

BACA JUGA:
Youtube Tidak Lagi Bisa Share Otomatis ke Google+ dan Twitter

Bergantinya nama malahan menciptakan kebingungan pelanggan. Meskipun Youtube tidak pernah mengungkapkan berapa banyak pelanggan premium yang dimilikinya, banyak pemberitaan mengindikasi bahwa jumlahnya mengecewakan.

Kini, layanan ini berubah lagi menjadi Youtube Premium awal tahun ini. Fitur-fitur yang disertakan telah berubah di setiap langkah, seperti memiliki perjanjian pembagian pendapatan dengan mitra konten.

BACA JUGA:
2019, YouTuber Masih Jadi Profesi Menggiurkan

Setidaknya investor tahu bahwa Youtube memiliki sekitar 2 miliar pengguna aktif bulanan (MAU), khalayak yang didukung iklan besar yang dapat membantu Youtube mendapatkan kembali sebagian dari investasinya tanpa adanya basis pelanggan yang kuat.

Dengan jumlahnya yang mengecewakan, kabarnya Youtube sedang mempersiapkan untuk merombak strateginya sekali lagi. Yakni, berencana untuk mengurangi investasinya dalam program yang ditulis skrip sembari membuka Youtube Originals untuk semua pengguna.

BACA JUGA:
Berbau Negatif, YouTube Hapus 1,6 Juta Chanel

Meskipun demikian, perusahaan akan terus memproduksi acara-acara tertentu untuk tetap terkunci di belakang paywall Youtube Premium, seperti Cobra Kai , spin-off berdasarkan waralaba Karate Kid film.