Jakarta, Selular.ID – WhatsApp sepertinya kian meperkuat kemananan dalam platformnya. Setelah mengenalkan ftur mengunci aplikasi ketika smartphone dalam keadaan tidak terkunci untuk terhindar dari pengguna lain yang ingin mengetahui isi pesan pendek. Kini, WhatsApp akan mengenalkan fitur baru untuk menghentikan teman-teman yang usil.

Yang tanpa disadari, akun WhatsApp dimanfaatkan tangan-tangan jail. Misalnya teman Anda mengirmkan pesan tidak penting ke teman Anda via WhatsApp Anda, juga membuat status jail. WhatsApp pun menyadari hal itu.

BACA JUGA:
WhatsApp Akan Gulirkan Fitur Izin Tambah Teman di Group

Seperti dilaporkan The Verge, dalam waktu dekat, aplikasi pesan singkat WhatsApp akan mengenalkan fitur baru untuk menghentikan kejahilan orang-orang disekitar Anda. WhatsApp akan menambahkan fitur baru yang mendukung Touch ID dan Face ID.

Namun untuk tahap pertama fitur ini hanya tersedia bagi perangkat iOS. Touch ID akan hadir untuk pengguna iPhone dengan iOS 8 dan lebih. Sementara itu, Face ID akan tersedia untuk pengguna iPhone X, iPhone Xr, iPhone Xs, dan iPhone XsMax.

BACA JUGA:
Pengguna iPhone Dapat lihat Video di WhatsApp Meskipun Layar Terkunci

Lebih lanjut, laporan dair WaBetaInfo, fitur baru tersebut saat ini masih dalam tahap pengembangan dan akan berada dalam pengaturan privasi. Nantinya, saat Touch ID dan Face ID aktif, pengguna harus mengotentifikasi sendiri setiap kali mereka membuka aplikasi.

Meskipun demikian, belum diketahui kapan fitur itu bisa dirilis untuk iPhone dan tidak diketahui apakah pengembang akan membuat sistem serupa untuk Android.
Seperti diketahui baru-baru ini WhatsApp menambahkan fitur kemanan.
Fitur baru WhatsApp ini akan mengunci aplikasi ketika smartphone dalam keadaan tidak terkunci.

BACA JUGA:
Apple Berencana Mendesain iPad Pro yang Dapat Ditekuk

Hal ini berfungsi menghentikan mata-mata yang mengintip dan tidak bisa membuka aplikasi pesan itu tanpa kode yang dimiliki. Fitur yang juga hadir untuk perangkat iOS ini akan hadir beberapa tipe kunci seperti kata sandi, atau fingerprint.

Fitur tersebut juga tidak akan siap diluncurkan ke publik dalam waktu dekat, karena masih dalam tahap pengembangan.