Jakarta,Selular.ID – Sebagai pramban web, Google Chrome sepertinya memiliki tempat tersendiri bagi penggunanya, dan meraih kesuksesan diusia 10 tahun keberadaanya.

Browser ini mendominasi penggunaan di desktop. Menurut I-Programmer, Chrome menguasai lebih dari 60 persen pangsa pasar browser di desktop. Para ahli dari Chrome pun terus melakukan perbaikan dengan menghadirkan fitur-fitur baru dan mendorong standar web terbaru.

BACA JUGA:
Fitur Mode Gelap Akan Hadir di Chrome

Chrome telah berubah menjadi lebih dari sekadar browser web, dan dapat dijalankan di perangkat lunak Windows, macOS, Linux, Android, dan bahkan iOS. Sekarang Chrome memberdayakan Chrome OS, sistem operasi ringan Google untuk laptop dan sekarang tablet.

Meskipun perangkat lunak tersebut belum sepenuhnya siap untuk tablet, Google telah menghadirkan aplikasi Android ke Chrome OS untuk menjadikan Chromebook dan tabletnya lebih bermanfaat.

BACA JUGA:
Chrome Rilis Fitur Untuk Singkirkan Iklan yang Halangi Konten

Chrome memulainya disaat pengembang dan pengguna internet kurang puas dengan Internet Explorer dan Firefox.

Google menggunakan komponen mesin rendering WebKit Apple dan Mozilla Firefox untuk membantu menghidupkan Chrome. Chrome sendiri berfokus pada standar web dan HTML5 yang melewati uji Acid1 dan Acid2 pada saat peluncurannya.

Bagian penting lain dari rilis pertama Chrome adalah ide tentang tab peramban kotak pasir sehingga jika salah satu tabrakan tidak akan memengaruhi yang lain. Ini membantu meningkatkan kecepatan dan stabilitas Chrome secara umum, di samping mesin JavaScript V8 milik Google.

BACA JUGA:
Chrome Rilis Fitur Untuk Singkirkan Iklan yang Halangi Konten

Kendati demikian, Chrome belum terlihat mendesain ulang tampilan dalam beberapa tahun ini, tetapi Penyegaran Desain Material sedang dilakukan ke browser pada bulan ini.