Selular.ID – Dalam beberapa tahun terakhir, para vendor gadget khususnya smartphone disuguhi dengan sejumlah produk yang memiliki fitur kecerdasan buatan atau AI Assistant.
Namun di tahun 2026 ini, muncul sejumlah produk smartphone yang kini sudah tertanam kecerdasan buatan atau AI generasi baru yakni AI Agent (Agen AI).
Lalu apa perbedaan dari AI Assistant dengan AI Agent yang diprediksi bakal semakin marak tertanam di sejumlah smartphone?
Head of Public Relations PT Trinova Digital Indonesia selaku distributor resmi Honor, Aryo Meidianto menjelaskan perbedaan antara keduanya.
Baca juga:
Trend Smartphone AI Agent, Urgent atau Sekadar Gimmick?
Nubia NaviX Ultra diklaim sebagai smartphone AI Agent pertama di Dunia
Aryo mengatakan AI Assistant generasi lama bersifat reaktif setelah mendapatkan perintah dan hanya menjalankan tugas tunggal.
“Contoh jika kita bertanya tentang cuaca hari ini maka baru akan muncul jawabannya,” ujarnya kepada Selular, Jumat (24/7/2026).
“Jadi, AI versi generasi lama ini akan sangat bergantung pada instruksi detail dari pengguna,” sambungnya.
Berbeda dengan AI Agent masa kini bersifat proaktif dan otonom serta tidak hanya menunggu perintah.
“Selain itu, AI generasi terbaru ini juga mengamati konteks di berbagai aplikasi dan database untuk mengantisipasi kebutuhan dari penggunanya,” jelasnya.
Pengaruh Kepada Konsumen
Lalu dengan hadirnya AI Agent ini, apa dampaknya terhadap konsumen smartphone di masa mendatang?
Aryo menyebut pengaruhnya terhadap keputusan konsumen gadget termasuk handphone, ke depannya tentu akan sangat besar.
“Mungkin, konsumen ke depannya tidak lagi bertanya ‘berapa megapiksel kameranya?’, tapi berubah ‘seberapa pintar ponsel ini membantu menyelesaikan pekerjaan?’,” ungkap Aryo.
Selain itu, kemampuan sebuah ponsel untuk secara otonom mengelola berbagai aplikasi demi menghemat waktu pengguna akan menjadi pembeda utama dalam trend smartphone ke depan.


