Jakarta, Selular.ID – Dilaporkan Associated Press bahwa Google dapat mencatat lokasi penggunanya bahkan ketika mereka telah menonaktifkan fitur Riwayat Lokasi.

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa jika pengguna ingin sepenuhnya keluar dari pelacakan lokasi Google, maka pengguna harus mengakses dan menonaktifkan fitur kedua yang disebut “Riwayat Web & Aplikasi”

Selain itu, Google telah membuat pernyataan kepada Associated Press mengenai masalah ini. Google mengatakan ada sejumlah cara berbeda yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan pengalaman penggunanya.

Cara ini termasuk melalui Riwayat Lokasi, Aktivitas Web dan Aplikasi, dan melalui layanan lokasi pada suatu perangkat. Perusahaan juga menyediakan deskripsi yang jelas tentang ini, dan kontrol yang kuat sehingga pengguna dapat mengaktifkan atau menonaktifkannya, dan juga menghapus histori mereka kapan saja.

Pada laporan lain, Google juga membuat pernyataan tentang ini. Google mengatakan akan memastikan pengguna Riwayat Lokasi tahu bahwa ketika mereka menonaktifkan fitur tersebut, perusahaan akan terus menggunakan lokasi.

BACA JUGA:
Google Tambah Fitur Smart Reply Untuk Hangouts Chat

Ini dikatakan berguna untuk meningkatkan pengalaman Google ketika penggunanya melakukan hal-hal seperti ketika mereka sedang menggunakan mesin pencari atau menggunakan Google untuk menentukan arah disaat mengemudi.

Sebagian dari pengguna pasti ingin mematikan semua sistem pelacakan lokasi pada layanan Google. Yang paling umum dilakukan biasanya adalah mematikan fitur Riwayat Lokasi atau GPS. Meskipun nama dari fitur itu memiliki kesan yang luas, nyatanya ini tidak akan membuat Google berhenti untuk mencatat riwayat lokasi kalian pada semua layanannya.

Dilansir dari Engadget (15/08), untuk menonaktifkan fitur ini secara maksimal, matikan juga fitur “Riwayat Web & Aplikasi”. Tetapi ini mungkin akan mengurangi pengalaman kalian dalam menggunakan layanan Google nantinya.

Sebagai contoh, Google tidak akan lagi mencatat riwayat pencarian lagi di mana saja, baik itu di Chrome, Maps, dan lainnya. Mungkin ini akan sedikit membuat repot, karena kalian tidak akan tahu aktivitas apa saja yang telah dilakukan karena Google tidak lagi menyimpan semua riwayat pencarian.

BACA JUGA:
Google Konfirmasi Tutup Aplikasi Chat Allo

Secara keseluruhan, tampaknya aspek pencatatan riwayat lokasi yang berkaitan dengan fitur “Riwayat Web & Aplikasi” ini berasal dari penelusuran Google. Jika fitur ini aktif, Google akan mampu memberikan info yang lebih relevan.

Google menyadari bahwa lokasi akan dapat berguna dan mempengaruhi ketika kalian sedang melakukan pencarian. Tetapi, jika kalian ingin keluar dari semua ini, pastikan untuk mematikan fiturnya. Perlu diingat, dengan dimatikannya fitur “Riwayat Web & Aplikasi” akan membuat pengalaman pengguna saat menggunakan layanan Google berkurang, jadi pastikan kalian sudah siap dengan ini.

Perlu diperhatikan juga, sebenarnya Google masih bisa menggunakan riwayat pencarian penggunanya untuk membuat informasi tentang dimana kalian berada. Seperti ketika kalian menggunakan layanan Google untuk mencari “toko buku terdekat”, Google masih bisa menggunakan riwayat lokasi kalian untuk mencari informasi tersebut berdasarkan riwayat pencarian.

BACA JUGA:
Google Bersiap Luncurkan Smartphone Layar Lipat

Hal ini mungkin dilakukan karena setiap riwayat pencarian yang disimpan, Google juga menyimpan informasi tentang lokasi dimana kegiatan pencarian itu dilakukan. Jadi, jika kalian telah mematikan fitur “Riwayat Web & Aplikasi”, pastikan juga riwayat pencarian yang terdapat pin lokasi di bagian bawah kiri daftar tersebut agar segera dihapus untuk menutupi jejak kalian.

Kalian bisa menonaktifkan fitur “Riwayat Web & Aplikasi” dan menghapus riwayat pencarian langsung di halaman myactivity.google.com. Di sebelah kiri halaman tersebut, kalian akan menemukan beberapa opsi yang salah satunya adalah opsi “Kontrol Aktivitas”. Di sana kalian bisa mematikan fitur “Riwayat Web & Aplikasi” dan “Riwayat Aplikasi”