Friday, April 26, 2019
Home News Filter Safe Search Diklaim 98 Persen SudahTangkal Konten Pornografi

Filter Safe Search Diklaim 98 Persen SudahTangkal Konten Pornografi

-

Jakarta,Selular.ID – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menerapkan fitur SafeSearch dari Google di mesin pencari, per 10 Agustus 2018.

Hal ini dilakukan pemerintah supaya, konten pornografi tidak bisa diakses. Dan efektiftas fitur itu dinilai tergantung dengan dukungan Internet Service Provider (ISP) untuk menerapkan fitus safe mode.

Sejauh ini sejak fitur itu diterapkan, Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika menyebutkan, bahwa sensor tersebut diklaim telah berhasil menjaring hampir seluruh traffic internet yang ada di Indonesia.

Yang Artinya, hampir semua operator seluler dan internet provider sudah mengikuti instruksi dari pemerintah.

“Sudah menyaring 98 persen trafik internet di seluruh Indonesia. Meski masih ada beberapa pengguna yang bandel menggunakan VPN atau alat lain, kendala teknis seperti itu akan terus diupayakan untuk diperbaiki,”tutur Rudiantara, di satu kesempatan di Jakarta baru-baru ini.

Menurut Rudiantara, secara teknis memang ada beberapa yang tidak tersaring, Tapi, 98 persen itu adalah angka yang sangat bagus.

Filter SafeSearch sendiri ada pada layanan Google di mana filter ini dapat memblokir konten konten negatif semisal pornografi dari hasil pecarian pengguna.

Rudiantara pun menambahkan sejauh ini baru mesin pencari Google saja yang melakukan pemblokiran. Metode pencarian pada platform lain, seperti yang ada pada Twitter atau mesin pencari lain belum mendapat penanganan ini.

“Efektifnya bergantung pada dukungan ISP utk menerapkan fitur safe mode pada mesin pencari, seperti google.com sehingga pengguna yang ingin mencari konten pornografi lewat mesin pencari tidak akan tampil konten porno itu,” kata Rudiantara.

Sementara, jika pengguna masih bisa menemukan gambar-gambar pornografi lewat bantuan mesin pencari, meskipun URL atau tautan tempat gambar porno tersebut telah diblokir.

Hal ini dikarenakan mesin pencari memiliki fitur thumbnail yang memunculkan gambar sesuai dengan kata kunci yang digunakan. Gambar tersebut diambil dari situs yang relevan dengan kata kunci yang dimasukkan. Filter SafeSearch inilah yang bakal memblokir gambar-gambar thumbnail tersebut dari hasil pencarian Google.

Sebagai Informasi, Kemenkominfo berkoordinasi dengan para penyedia jasa internet (ISP) untuk mengaktifkan fitur SafeSearch secara permanen, supaya penggunanya tidak dapat menonaktifkan (disable) fitur SafeSearch dari pengaturan Google.

Dampaknya, konten pornografi tidak akan muncul dari hasil googling, saat pengguna internet mencari informasi dengan keyword bernada pornografi, maka gambar porno tidak akan muncul di Google Images.

Penggunaan filter SafeSearch ini telah diwajibkan pemerintah pada seluruh operator seluler dan penyedia jasa layanan internet (ISP).

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest