Jakarta, Selular.ID – Google baru saja merilis versi terbaru dari Chrome untuk PC dan Android. Google telah menambahkan pengalih tab horizontal pada aplikasinya yang tampak seperti menu terkini pada tampilan Android P.

Dilansir dari GSM Arena, Kamis, (26/07), untuk varian PC, Google menghadirkan tanda “Tidak Aman” untuk semua halaman HTTP. Sedangkan untuk versi Android, selain penambahan tab horizontal, celah keamanan sudah di perbaiki untuk menghindari peretasan dari para Sprecter.

BACA JUGA:
Fitur Mode Gelap Akan Hadir di Chrome

Perbaikan celah keamanan ini bekerja dengan cara yang cukup sederhana. Pembaruan membawa fitur baru yang disebut sebagai Site Isolation yang akan membuat halaman diproses secara terpisah untuk mencegah situs web berbahaya yang kemungkinan ingin mencuri informasi seperti kata sandi, cookie, dan data tambahan lainnya.

Fitur ini dapat dihidupkan dan dimatikan secara manual dengan perintah “chrome://flags/#enable-site-per-process”.

BACA JUGA:
Chrome Rilis Fitur Untuk Singkirkan Iklan yang Halangi Konten

Sebenarnya, Chrome sudah memperkenalkan notifikasi “Tidak Aman” di Omnibar pada bulan Februari lalu. Sekarang, laporan sudah menyebutkan bahwa 76% lalu lintas sudah dinyatakan aman. Para pengembang lainnya pun ikut andil untuk menandai semua halaman HTTP sebagai sesuatu yang tidak aman.

Ketika kalian memasuki suatu halaman, peringatan akan muncul di sebelah URL pada bilah alamat. Omnibar akan menampilkan tab “tidak aman” berwarna merah jika kalian mencoba untuk mengetikkan info apapun, baik termasuk data sensitif seperti email atau kata sandi.