Sunday, September 23, 2018

Duh, Rapor Merah HTC Terus Berlanjut

Jakarta, Selular.ID – Meski telah berupaya mengejar ketinggalan dari para pesaingnya, kinerja HTC terlihat masih belum menggembirakan. Vendor smartphone asal Taiwan itu terus melanjutkan tren penurunan dalam penjualan.

Tengok saja, pencapaian di semester pertama tahun ini, HTC hanya membawa total sekitar setengah pendapatan dibandingkan periode yang sama 2017.

Tercatat, total penjualan hanya mencapai TWD15.56 miliar ($ 510.7 juta) dibandingkan dengan TWD30.67 miliar pada semester pertama tahun 2017. Peluncuran flagship terbaru, U12 +, ternyata tidak berdampak signifikan.

Pendapatan pada Juni 2018 hanya sebesar TWD2.23 miliar. Turun 67,6% YoY (tahun ke tahun) dan 8,8% lebih rendah dari bulan sebelumnya.

Dengan kinerja keuangan yang tidak menggembirakan itu, HTC tidak mengungkapkan berapa persisnya laba (atau rugi) di samping laporan penjualan bulanannya, meskipun angka penuh untuk Q2 akan menyusul kemudian.

Baca juga: Saat HTC Melempar Handuk Putih

Kinerja penjualan yang lemah itu berbarengan dengan rencana perusahaan untuk melakukan perampingan jumlah karyawan.

BACA JUGA:  Acer dan Brand Teknologi Taiwan Optimis Kukuhkan Posisi di Indonesia

Upaya tersebut dilakukan demi mengembalikan kemampuan manufaktur perusahaan di pasar dalam negeri yang dinilai masih memiliki prospek baik.

Sementara perusahaan terus berjuang dalam upaya meningkatkan penjualan, varian U12 + yang merupakan produk terbaru sesungguhnya cukup diterima dengan baik oleh pasar untuk beberapa waktu.

Meski demikian, respon terhadap U12 + terlihat beragam, dengan kritik sering mengutip input tekanan pada generasi kedua HTC sebagai titik lemah.

Baca juga: Akhirnya Google Akuisisi HTC Ini Nilainya

Dengan perusahaan yang telah menjual aset smartphone ke Google awal tahun ini (sebagai imbalan untuk suntikan uang tunai yang sehat) dan memangkas kemampuan manufakturnya, maka tidak mengherankan jika publik mempertanyakan komitmen HTC terhadap ponsel cerdas yang selama ini mereka geluti.

Apalagi dalam banyak kesempatan, para petinggi HTC lebih memprioritaskan rencana mengembangkan produk-produk VR sebagai tambang uang di masa depan.

Uday Rayana
Editor in Chief

MUST READ

Ini 4 Fitur Andalan Vivo V11 Pro

Jakarta, Selular.ID – Vivo secara resmi meluncurkan smartphone barunya ke Indonesia yakni Vivo V11 Pro. Sejauh ini Vivo dikenal dengan inovasi dan teknologi barunya. Vivo...

LATEST

Line Concert Ketiga Sambangi Yogyakarta

Jakarta, Selular.ID - Line Concert akan kembali menyapa masyarakat Indonesia tahun ini. Setelah mengunjungi Surabaya dan Medan, kini Line Concert akan hadir di Yogyakarta...

ShopeePay Kantongi Izin BI

Jakarta, Selular.ID – Satu tahun dibekukan karena proses perizinan, akhirnya Shopee bersiap meluncurkan ulang dompet digital di dalam aplikasi yang bernama ShopeePay. “Payment kita baru...

Oppo Ungkap Alasan Rilis F9 Lebih Cepat

Jakarta, Selular.ID - Oppo Indonesia mengaku F9 rilis lebih cepat dari jadwal seharusnya, baik di kancah global maupun di tanah air. "OPPO F9 itu kehadirannya...

Ovo QR Code Sudah Bisa Digunakan di Bandung

Jakarta, Selular.ID – Ovo mengumumkan bahwa Ovo QR code telah tersedia dan dapat diakses melalui aplikasi Ovo dan Grab. Ovo telah memperluas jangkauannya ke...

Berhenti Beroperasi, Ini Cara Backup Data Path Anda

Jakarta, Selular.ID - Path resmi mengumumkan penghentian layanannya. Melalui blog resmi, media sosial mengimbau penggunanya untuk menyimpan data yang pernah dibagi di platform. "Dengan penuh...