Jakarta,Selular.ID – Ev Hive dikabarkan baru saja mendapatkan suntikan dana segar dari seri A, Softbank Ventures Korea, H&CK Partners dan Tigris sebesar USD20 Juta, atau sekitar Rp290 Miliar.

Perusahaan yang fokus dalam mengembangkan Co-Working Space di Indonesia mengelola lebih dari 30,000 meter persegi ruang kerja di 21 lokasi yang tersebar di Indonesia, dengan delapan lokasi tambahan yang sedang dibangun.

Carlson Lau, CEO dan Co-Founder EV Hive menjelaskan, dengan suntikan dana yang diterima membuat EV Hive akan terus mengembangkan bisnisnya di Indonesia dan Asia Tenggara.

Kami berkembang pesat di seluruh Indonesia, baru-baru ini kami meluncurkan dua kerjasama baru di Menara Mandiri dan Menara Prima di Jakarta, dan akan meluncurkan bisnis baru dibawah brand kami,” kata Carlson Lau dalam keterangan resminya.

Carlson Lau menjelaskan, selain membuka ruang kerja kolaboratif, EV Hive juga menawarkan serangkaian layanan pendukung yang luas dan jaringan komunitas yang kuat untuk mendukung para member dalam memulai dan mengembangkan bisnis mereka.

Selain suntukan dana dari Softbank Ventures Korea, H&CK Partners dan Tigris, Naver, LINE Venture, STIC Investments, East Ventures, SMDV, Sinar Mas Land, Insignia Venture Partners, Intudo Ventures, serta angel investor Michael Widjaya dan Chris Angkasa juga berpartisipasi dalam suntikan dana ini.

Baca Juga:Resmikan Coworking Space di Filateli, EV Hive Gelar Seni Retrospektif

Sementara, Sean Lee, Partner and Managing Director dari Softbank Ventures mengatakan bahwa setelah serangkaian evaluasi ke berbagai peluang kerjasama di seluruh Asia, perusahaan melemparkan dukungannya pada tim EV Hive karena adanya kombinasi yang kuat.

Sebagai informasi, EV Hive adalah sebuah perusahaan asal Indonesia yang mengusung model bisnis coworking space di Indonesia. EV Hive pada awalnya adalah sebuah tempat bekerja untuk startup – startup portofolio milik East Ventures yang akhirnya dibuka untuk umum pada pertengahan tahun 2016.