Wednesday, December 11, 2019
Home News Feature Benamkan Dana US$132 Juta, VinGroup Terjun Ke Bisnis Smartphone

Benamkan Dana US$132 Juta, VinGroup Terjun Ke Bisnis Smartphone

-

Jakarta, Selular.ID – Bersama dengan Indonesia, Vietnam adalah pasar yang potensial untuk pertumbuhan bisnis smartphone di kawasan Asia Tenggara. Saat ini vendor-vendor global, terutama China terus membanjiri pasar dengan produk-produk terbaru, membuat landscape bisnis berubah dengan cepat hanya dalam tempo empat tahun terakhir.

Untuk menghadang serbuan vendor-vendor China, VinGroup yang merupakan salah satu konglomerat di Vietnam, akhirnya memutuskan untuk masuk ke bisnis smartphone yang dinilai memiliki pasar cerah di masa depan.

Baca juga: Sebelum Indonesia, Honor Jajaki Pasar Myanmar dan Vietnam

Vingroup, yang memiliki bisnis di berbagai bidang, seperti real estat, ritel, hotel, e-commerce, perawatan kesehatan, pendidikan, pertanian dan manufaktur mobil, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (12/6/2018) bahwa pihaknya secara resmi memutuskan untuk berinvestasi dalam merek smartphone Vsmart.

Mengikuti Vinfast, perusahaan pembuat mobil, perusahaan akan mendirikan VinSmart Co. dengan modal sebesar VND3 triliun (US$132 juta).

VinSmart akan beroperasi di dua bidang utama termasuk produksi elektronik pintar, dimulai dengan smartphone dengan nama merek Vsmart, dan penelitian, eksperimen dan penerapan kecerdasan buatan (AI), otomatisasi dan bahan generasi baru.

Pabrik Vsmart diatur untuk dibangun di kompleks mobil VinFast di Dinh Vu – sebuah kawasan ekonomi khusus di Cat Hai, sebelah utara kota Hai Phong.

Saat ini, Vingroup bekerja dengan perusahaan konsultan terkemuka di dunia untuk menyewa konsultan desain, mencari profesional yang memenuhi syarat, membeli hak untuk mendesain komponen smartphone, dan membeli rantai peralatan untuk produksi.

“Kerja sama dengan mitra terkemuka akan memastikan proses produksi teknologi Vsmart akan dilengkapi dengan cara yang paling modern dan optimal untuk mengoptimalkan efisiensi dan memastikan kualitas produk,” kata Nguyen Viet Quang, Wakil Presiden dan Direktur Umum VinGroup.

Tentang area kedua, VinSmart akan melembagakan pusat penelitian dan membeli paten untuk implementasi eksperimental di Vietnam agar dapat menempatkan penemuan dan teknologi tersebut ke dalam produksi dan kehidupan praktis, menurut Quang.

“Kami ingin berinvestasi dalam penelitian dan penerapan teknologi dan teknik baru untuk berkontribusi dalam mempromosikan penampilan Vietnam di peta teknologi dunia,” kata Quang.

Baca juga: Vietnam Perketat Impor Handphone

“Terlibat dalam bidang teknologi tinggi dan kompleks seperti pembuatan smartphone juga menegaskan tekad Vingroup untuk bergerak menuju produksi berbasis pengetahuan dan ilmu yang berkontribusi untuk meningkatkan perekonomian negara,” pungkasnya.

Latest