Jakarta, Selular.ID – Usai berakhirnya masa kewajiban registrasi ulang kartu SIM prabayar, berdasarkan data hasil rekonsiliasi tanggal 30 April 2018 Hutchinson Tri Indonesia mencatat ada 17 juta pelanggan yang telah teregistrasi.

Namun demikian jumlah tersebut terus bertambah cukup signifikan. Disampaikan Dolly Susanto, Chief Commercial Officer Tri Indonesia, hingga hari ini (22/5/2018) tercatat ada hampir 30 juta pelanggan yang telah terregistrasi.

BACA JUGA:
Operator Diminta Taat Regulasi Prabayar

“Tgl 30 April lalu tercatat 17 juta, kemudian tanggal 6 Mei bertambah jadi 28 juta. Per hari ini (22/5/2018) bertambah lagi menjadi hampir 30 juta pelanggan,” ungkap Dolly.

Bertambah signifikannya pelanggan yang melakukan registrasi menurut Dolly dikarenakan ketika diblokir mereka panik hingga kemudian langsung meregistrasi kartunya.

Selain itu, H3I dikatakan Dolly juga menawarkan berbagai keuntungan bagi pelanggan yang melakukan registrasi kartu SIM-nya.

BACA JUGA:
Ombudsman: Masyarakat Sudah Tidak Percaya Kominfo

“Kami juga tawarkan berbagai keuntungan seperti kuota hingga 20GB buat pelanggan yang melakukan registrasi,” imbuhnya.

Meski jumlah pelanggannya berkurang cukup banyak pasca diberlakukannya kewajiban registrasi, namun trafik data yang terjadi justru tumbuh cukup besar.

“Di bulan puasa ini pada saat sahur trafik data kami naik 300 persen,” pungkasnya.