Setelah Nokia, Lenovo Akan Lahirkan Kembali Moto RAZR


Jakarta, Selular.ID – HMD Global telah berhasil menghidupkan kembali smartphone nostalgia Nokia dan mendapat sambutan hangat. MWC 2018 menjadi momen kembalinya ponsel pisang Nokia 8110 setelah sebelumnya Nokia 3310 ikonik juga dihidupkan kembali tahun lalu.

Selain Nokia, sepertinya ponsel ikonik dari brand lain juga akan lahir kembali di masa modern ini.

Dilansir Selular.ID dari Tech Radar, Moto RAZR series sangat mungkin akan dibawa Motorola kembali dari masa lalu.

Di gelaran MWC 2018, Yang Yuanqing, CEO Lenovo, ditanya tentang kebangkitan Motorola RAZR yang kemudian Yuanqing berkomentar, “Dengan teknologi baru, terutama layar yang dapat dilipat, saya pikir Anda akan melihat lebih banyak inovasi pada desain smartphone kami. Jadi mudah-mudahan apa yang baru saja Anda katakan (mengacu pada merek Moto RAZR) akan dikembangkan atau direalisasikan segera.”

Ketika diminta untuk mengkonfirmasi apakah dia secara khusus merujuk pada RAZR, dia menjawab, “Saya rasa saya sudah menjawab pertanyaan”.

Pada tahun 2016, Motorola merilis video Moto RAZR yang membuat orang bertanya-tanya apakah perusahaan hanya ingin membuat seseorang bernostalgia atau sebuah pertanda akan kembalinya RAZR ke masa depan.

Dengan keberhasilan HMD memperbarui ponsel Nokia klasik, Motorola menjadi kandidat terkuat untuk mengembalikan ponsel lipat Moto RAZR.

Moto RAZR mungkin adalah ponsel bergaya clamshell yang paling ikonik sepanjang masa. Dikeluarkan pada 2005 dan berhasil terjual 130 juta unit selama masa peredarannya.

Beberapa dugaan mengenai apa yang mungkin terjadi jika merek RAZR kembali, sama seperti Nokia, kita mungkin bisa melihat versi baru Moto RAZR yang diperbarui untuk tahun 2018 dengan bodi baru dan kamera, display, dan fitur yang diperbarui.

Baca juga: Lenovo Gandeng Google Untuk Perangkat Rumah Cerdas

Kemungkinan lain adalah Motorola bisa saja mengembalikan merek RAZR untuk peranhkat jenis baru sama sekali dari ponsel fitur. Tentu saja, display yang dapat dilipat masih belum sesuai dengan tingkat produksi massal kecuali Motorola ingin mewujudkannya.

Jika kata-kata Yuanqing benar-benar sebuah petunjuk, kita mungkin akan melihat kembalinya RAZR pada awal IFA di akhir tahun. Mari kita lihat apakah Motorola bisa mengembalikan bentuk clamshell ke masa modern.