IMG_20171108_143912

Jakarta, Selular.ID – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akhirnya mengambil keputusan terkait konten berbau pornografi yang dapat diakses di WhatsApp.

Setelah melakukan diskusi selama 2×24 jam Kominfo tidak memblokir aplikasi pesan singkat WhatsApp.

Menurut Semuel Abrijani Pangerapan (Semmy), Dirjen Aplikasi Informatika, selama beberapa hari sejak ditemukan konten porno dalam aplikasi pihak ketiga Tenor, pemerintah dapat terhubung degan Tenor.

BACA JUGA:
WhatsApp Akan Gulirkan Fitur Izin Tambah Teman di Group

“Kami dihubungkan Tenor dengan WhatsAap, dan Tenor sudah mengupayakan agar konten pornografi tidak bisa diakses. Jika cari dengan kata kunci pun sudah tidak bisa lagi diakses, dan itu menunjukan kalau mereka mengikuti aturan kami,”ujar Semmy di Kominfo (08/11/17)

Semmy menuturkan pengguna WhatsApp di Indonesia sudah tidak bisa akses konten itu lagi lewat aplikasi Tenor. Menurut Semmy pemerinfah memberikan kesempatan buat WhatsApp dan Tenor untuk memperbaiki pasalnya mereka lihat Indonesia merupakan pasar yang potensial.

BACA JUGA:
Ingin Nomor WhatsApp Lebih Privasi? Lakukan Hal Ini

“Bisa saja kami blokir, tapi kalau kami blokir mereka tidak ada pembelajaran. dan Ini yang ingin kita komunikasikan ke luar juga soal aturan di Indonesia,”pungkas Semmy

Sebagai informasi, konten porno yang ditemukan pada pencarian gambar bergerak atau GIF ditemukan di WhatsApp. Pihak WhatsApp sendiri mengatakan bahwa gambar bergerak tersebut dihadirkan oleh pihak ketiga.

BACA JUGA:
Tahun Depan WhatsApp Akan Disusupi Iklan di Status

Diketahui ada dua layanan yang menyediakan gambar bergerak atau GIF kepada pengguna WhatsApp, yakni Giphy dan Tenor. Pengguna WhatsApp sendiri hanya perlu mengetik kata pencarian tertentu untuk mendapatkan gambar mesum berbentuk GIF.