Monday, April 6, 2020
Home News Perusahaan Investasi Pun Mengarah Mobile

Perusahaan Investasi Pun Mengarah Mobile

-

IMG_20170318_230803Jakarta, Selular.ID -Perkembangan teknologi telekomunikasi mobile telah membuat disruption yang sangat luar biasa pada beberapa sector industry. Sector keuangan menjadi yang paling berdampak dari disruption technologi yang dihadirkan oleh perangkat mobile dengan bermuncuannya perusahaan maupun aplikasi financial technology (fintech).

Bukan hanya menjadi alat pembayaran atau uang digital saja, fintech mobile bahkan berkembang sangat luas menyentuh permodalan seperti peer to peer lending (P2PL). Perusahaan investasi pun kini mulai berlomba menghadirkan layanannya secara mobile menawarkan beragam produk investasi.

Bareksa dan Mandiri Manajeman Investasi menjadi contoh dari sebagian perusahaan yang menawarkan investasi secara mobile. Keduanya megusung strategy yang berbeda dalam mengembangkan layanan ini. Bareksa lebih memilih menggandeng beberapa penyelenggara uang digital seperti Doku Wallet dan layanan keuangan milik operator selular seperti Dompetku dalam menghadirkan layanannya.

Layanan investasi mobile menjadi salah satu fitur yang bisa dimanfaatkan oleh para pengguna layanan uang digital. Pegguna akan langsung diarahkan ke website Bareksa ketika akan menggunakan fitur investasi mobile ini.

M Hanif

Sementara itu Mandiri Manaemen Investasi (MMI) selangkah lebih maju dengan memiliki aplikasi mobile sendiri yang diberi nama Moinves yang merupakan singkatan dari Mandiri Online Investasi. Moinves juga bisa disamakan dengan penggunaan bahasa gaul yang banyak digunakan kaum muda yaitu Moinves = Mau Inves.

Presiden Director Mandiri Investasi, Muhammad Hanif mengatakan bahwa aplikasi Moinves ini dihadirkan dihadirkan mengingat keberadaan smartphone sudah sangat menadi bagian kehidupan yang tidak dapat dipisahkan.

“Kita melihat kecenderungan orang-orang yang sudah bergeser dalam hal teknologi, pengguna smartphone sudah makin banyak, media sosial sudah makin rame facebook di Indonesia sudah nomor empat, Kita melihat , kehidupan dan makin berubah kemudian demografi indonesia sudah banyak anak muda. Mereka tanpa baca koran tapi tidak ketinggalan informasi, dia mendapatkan itu semua dari smartphone, maka dari itu kami menghadirkan aplikasi Moinves,” katanya.

Banyaknya anak muda yang menggunakan perangkat mobile dan akses internet juga menjadi target pasar dari Moinves mengingat MMI ingin menjadikan investasi sebagai sebuah gaya hidup. Dipilihnya anak muda di rentang usia 25 35 tahun dikarenakan di usia produktif tersebut seseoraang perlu merencanakan keuangannya. Disamping itu kaum muda cenderung memiliki keingintahuan yang sangat tinggi dan juga mau untuk mencoba hal-hal yang baru.

Karena ingin menadikan investasi ini sebagai sebuah gaya hidup, MMI memulai layanan ini dengan menghadirkan minimum investasi yang bisa dilakukan dimulai dari nominal yang relative kecil yakni hanya Rp50 Ribu saja.

Dengan nominal yang kecil diharapkan mereka mau mencoba, dan bisa melihat pergerakan investasinya. Nah kalau sudah mempunyai pengalaman yang bagus mereka diharapkan bisa meningkatkan investasinya (top up), jelas Hanif.
Calon nasabah pengguna aplikasi Moinves juga bisa mencoba-coba terlebih dahulu simulasi investasi yang akan dilakukannya dengan menggunakan kalkulator investasi yang ada di aplikasi tersebut. Pengguna bisa mengetahu berapa estimasi pertumbuhan investasinya sesuai dengan risk profile-nya.

Saat ini nasabah total MMI sudah 1.700 orang, Sepetember 2016 tercatat ada 919 pengguna online menggunakan Moivnest. Growthnya memang diakui Hanif belum signifikan namun setiap hari tercatat ada 22 transaksi, dengan per hari nominal Rp 5 juta transaksi perhari. Untuk pembelian perhari sekitar Rp 11 juta.

Terakhir, baru-baru ini PT Trimegah Serkuritas Indonesia Tbk (TRIM) juga meluncurkan aplikasi investasi perdagangan saham yang bernama Trima (Trimegah Investment App). Aplikasi tersebut diyakini akan mempermudah nasabah Trimegah untuk melakukan investasi agar lebih mudah cepat dan nyaman.

Direktur Utama Trimegah Sekuritas Indonesia Stephanus Turangan mengatakan, seiring dengan perkembangan internet saat ini sudah menjadi keharusan sekalipun bagi dunia pasar modal berkembang kearah aplikasi. Hal itu lah yang menjadi alasan perseroan fokus mengembangkan Trima. “Menurut data pengguna internet di atas 5 juta, pengguna smartphone katanya sampai 100 juta. Jadi keperluan penggunaan aplikasi sangat penting, makanya kita luncurkan Trima,” tuturnya.

Pemenuhan Aturan
Pangsa pasar di segmen investasi ini memang sangat besar kalau liat datanya. Di Indonesia mobile baking user app ada sekitar 20 persen dari total penduduk. Semua yang punya account di finacial 20% dan yang punya mobile applications 20%.

“Ini adalah market yang akan kita kejar. Tapi kita pilah-pilah lagi yang lebih mudah targetnya semua yang menggunakan moblile app banking, kata Hanif.

Namun demikian meski memiliki pangsa pasar yang sangat besar, tidak serta merta bisa mempermudah akuisisi nasabah mengingat beberapa peraturan yang harus dipenuhi dalam melakukan investasi. Persyaratan registrasi yang cukup banyak dinilai Hanif menjadi kendala tersendiri.

Biasanya calon nasabah jadi malas karena harus mengisi banyak data sebagai pemenuhan ketentuan dari lembaga otoritas. Untuk mengisi data saja bisa menghabiskan waktu hamper 30 menit. Tapi mau tidak mau data itu harus diisi untuk mengetahui profiling calon nasabah, jelasnya.

Untuk mensiasati hal tersebut, dikatakan Hanif dalam form registrasi akan menggunakan kata-kata yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga calon nasabah tidak merasa sedang mengisi form dan merasa nyaman dan tidak merasa seperti diinterogasi.

Dari sisi regulasi penerapan layanan investasi secara mobile (online) sudah cukup dimudahkan sebenarnya. Untuk registrasi, calon investor diperbolehkan untuk tidak menggunakan tanda tangan basah, cukup dengan digital.

TERBARU

Smartphone Xiaomi Bakal Punya Kamera 144MP?

Jakarta, Selular.ID - Belum puas dengan kamera 108MP pada Mi Note Pro, Xiaomi rupanya...

Skype Rilis Fitur Baru Meet Now

Jakarta, Selular.ID - Skype manfatkan situasi saat ini. Di tengah pandemi Covid-19, Skype dilaporkan...

Di Likee bisa Konsultasi Kesehatan secara Online

Menanggapi keadaan darurat kesehatan global akibat pandemi COVID-19, Likee, platform pembuatan video pendek global,...

Latest