Thursday, April 25, 2019
Home News Smartfren: Smartphone Lama Tetap Bisa Nikmati Massive MIMO

Smartfren: Smartphone Lama Tetap Bisa Nikmati Massive MIMO

-

munir-2Jakarta, Selular.ID – Untuk mengoptimalkan jaringan 4G LTE Advanced sekaligus sebagai persiapan infrastruktur menyambut datangnya 5G, bekerja sama dengan ZTE, Smartfren melakukan uji coba penerapan teknologi Massive MIMO Base Station dan Multi-Antenna Space Division Multiple Access (SDMA).

Perangkat jaringan Massive MIMO Base Station dan Multi-Antenna Space Division Multiple Access (SDMA) memiliki kelebihan salah satunya dari sisi jumlah antena yang terdapat di dalamnya. Dengan antena yang berjumlah 64 di dalamnya, Massive MIMO milik ZTE ini diharapkan bisa memberikan solusi untuk meningkatkan akses internet di dalam dan luar area.

Pihak Smartfren melalui Head of Network Special Project-nya, Munir SP, membeberkan lebih jauh tentang perangkat Massive MIMO dengan 64 antena ini. Kata Munir, dengan 64 antena probabilitas pengguna handset lebih besar untuk menerima sinyal langsung dari antennanya masing-masing.

“Gampangannya sederhana saja, kalau kita ngomong antena. Antena yang dipasang itu (kebanyakan) cuma 2 x 2 (2T2R) atau 4 x 4 (4T4R/4 Transmite, 4 Receive), jadi top cuma 16 antena. Ini (Massive MIMO) 64 antena dikotakkan menjadi satu itu saja. Bayangkan kalau cuma 16 atau 8. Itu artinya setiap 8 atau setiap 2 antena bisa ketemu masing-masing channel antenanya. Ya sekarang dengan 64 antena artinya probability dari semua orang yang pakai handset lebih besar menerima langsung lewat antenanya masing-masing,” tandas Munir.

Adapun mengenai handset, Munir mengatakan bahwa saat ini handset dengan 4 x 4 (16 antena) masih dalam tahap trial. Jadi, yang paling umum handset saat ini masih menerapkan 2 x 2 (2 transmit dan 2 receiver) antena. Dengan Massive MIMO, kata Munir, soal handset tidak ada masalah.

“Karena setiap (antena) yang 2 x 2 akan ketemu dengan sebagian antena yang 64. Sehingga no problem, probability-nya lebih bagus, kenapa, karena setiap handset yang lain akan pakai channel yang lain,” lanjut Munir.

Bicara kecepatan, teknologi Massive MIMO digadang bisa mencapai hingga 400 Mbps. Hanya saja, kata Munir, untuk mendapat kecepatan seperti itu, harus ada device yang sesuai dengan teknologi tersebut.

Ketika teknologi ini telah diaplikasikan, para pelanggan akan memperoleh kestabilan jaringan yang lebih baik. Jika diibaratkan dengan perumpamaan lajur jalan raya, jika sebelumnya ada 2 lajur maka dengan hadirnya kedua teknologi tersebut jumlah lajur menjadi 8.

Soal penerapan teknologi Massive MIMO, pada dua hari lalu, Smartfren telah melakukan uji coba di daerah BSD Tangerang. Setelah melakukan uji coba, rencananya Smartfren akan menggenjot adopsi teknologi ini dan akan menjangkau ke banyak lokasi di seluruh Indonesia dengan memproritaskan pada daerah dengan trafik yang padat.

“Di tempat-tempat semuanya trafik kita tinggi, kita akan coba prioritaskan untuk dipasang teknologi ini, yang akan kita kerjakan sampai Q3 nanti. Jumlahnya, lebih dari 100 lokasi yang sudah kita siapkan,” tandas Munir.

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest