Wednesday, July 17, 2019
Home News 2016 Jadi Tahunnya Ponsel 4G (Catatan Akhir Tahun 2016)

2016 Jadi Tahunnya Ponsel 4G (Catatan Akhir Tahun 2016)

-

4G-LTEJakarta, Selular.ID – Dalam hitungan hari tahun 2016 segera berakhir. Sebelum membuka lembaran baru di 2017, menarik untuk sedikit mengulik apa saja yang terjadi dalam persaingan industri ponsel di Indonesia, selama kurun waktu 12 bulan ke belakang.

Dari berbagai peristiwa yang ada, salah satu catatan menarik terkait dengan pasar ponsel di Tanah Air sepanjang 2016.

Berbicara pasar ponsel di Indonesia, ramalan banyak pengamat yang memperkirakan tahun 2016 akan berkutat pada persaingan produk 4G, bisa dikatakan tidak meleset.

Yup, seperti sudah banyak diketahui, 2016 bisa dikatakan menjadi tahun peralihan dari teknologi 3G ke 4G. Dengan kondisi tersebut, jangan heran pasar ponsel di Indonesia sepanjang tahun 2016 bisa dikatakan ‘banjir’ perangkat 4G.

Di sisi lain, pada awalnya memang bukan perkara mudah merilis produk 4G di Indonesia, apalagi dengan ada aturan Tingkat Kandung Dalam Negeri (TKDN). Hanya saja dalam perjalanannya, para pabrikan yang berkomitmen dengan pasar di Indonesia perlahan mulai mentaati aturan tersebut, akhirnya produk 4G mulai banyak beredar di pasaran.

Dari catatan serta pengamatan Selular.ID, hampir semua pabrikan merilis produk 4G. Menariknya, produk 4G tersebut hadir di semua lini, mulai dari kelas 1 juta ke bawah hingga level premium pun ada.

Menurut para pedagang, keputusan para pabrikan merilis produk dari berbagai kelas layak mendapat apresiasi, pasalnya langkah tersebut membuat konsumen menjadi lebih mudah menentukan smartphone 4G yang sesuai dengan kebutuhannya. Tidak hanya itu, banyak pilihan ponsel 4G dari berbagai kelas, memberi pengaruh besar pada penjualan produk itu sendiri.

Endi pemilik Khatulistiwa Cel, menuturkan, dalam perjalannya ponsel 4G bukan lagi menjadi barang mahal. Alhasil lambat laun smartphone berbasis 4G, sudah menjadi komuditi utama para pedagang.

“Dari pengamatan saya, smartphone 4G telah menjadi ujung tombak di berbagai kota besar di Indonesia, tidak hanya Jakarta,” tutur pria yang memiliki gerai di kawasan Mal Ambasador kepada Selular.ID.

Di tempat yang sama, Hasan pemilik Jakarta Cell, mengungkapkan, dibanding produk 3G, smartphone 4G lebih cepat populer. “Saat produk 3G mulai diperkenalkan, butuh waktu lebih dari 1 tahun sampai akhirnya perangkat itu benar-benar populer, hal tersebut tersebut tidak terjadi para smartphone 4G,” jelasnya.

“Dari pengamatan saya, tidak lebih dari setahun produk 4G sudah terbilang populer di Tanah Air. Dengan kondisi ini tidak heran, jika ponsel 4G sudah membanjiri serta menjadi komuditi andalan para pedagang, tidak hanya Jakarta tapi juga kota besar lain di Indonesia,” timpalnya

Pada kesempatan berbeda, Retno pegawai 123 Cell, berkomentar, tidak menjadi sesuatu yang aneh jika produk 4G begitu cepat populer, pasalnya masyarakat di Indonesia saat ini sudah lebih melek teknologi.

“Smartphone tidak lagi menjadi produk mahal bagi konsumen di Tanah Air. Pada akhirnya situasi ini membuat Proses peralihan dari 3G ke 4G bisa dibilang lancar, sesuai dengan prediksi para pengamat,” ucapnya beranalisis.

Popularitas produk 4G yang begitu cepat, memang menjadi catatan tersendiri dalam dinamikan pasar ponsel di Indonesia selama 2016. Bahkan jika melihat situasi sekarang ini, bisa dipastikan smartphone 4G masih akan primadona di pasar ponsel Indonesia, setidaknya hingga teknologi 5G nanti hadir di negeri ini.

Latest