Sunday, October 25, 2020
Home Tips Studi: 99 Persen Charger Palsu Berbahaya

Studi: 99 Persen Charger Palsu Berbahaya

-

smartphone-and-chargersJakarta, Selular.ID – Bila Anda mengira charger palsu hanya soal perbedaan logo belaka, maka Anda keliru. Ribuan unit charger Apple imitasi terjual tiap tahun, dan menurut sebuah studi baru-baru ini: 99 persen gagal tes keamanan.

Dilansir Selular.ID dari 9to5 Mac (2/12/2016), badan perlindungan konsumen Inggris, Chartered Trading Standards Institute (CTSI), melakukan penelitian yang menguji 400 pengisi daya (charger) yang dibeli secara online. Hasilnya, hanya tiga unit yang lulus uji keselamatan dasar.

Permasalah paling umum adalah soal isolasi (penyekatan) yang tidak cukup baik untuk melindungi pengguna dari sengatan listrik. Hal ini juga bisa menyebabkan kebakaran.

Baroness Lucy Neville-Rolfe dari Departemen Bisnis, Energi dan Industri mengatakan:

Pemerintah berkomitmen untuk mempromosikan kesadaran konsumen dari bahaya membeli barang palsu dan mendorong konsumen untuk memilih barang dan jasa yang sah, serta membantu pedagang yang jujur.

Memilih “barang dan jasa yang sah” adalah satu-satunya jawaban. Pertanyaannya, bagaimana memastikan Anda membeli yang benar-benar sah?

Apple baru-baru ini melakukan sebuah tes yang menunjukkan bahwa 90 persen dari barang yang ditandai sebagai ‘asli’ oleh penjual online, adalah barang tiruan. Bahkan mereka memberi logo sendiri, bukan Apple. Ini bisa sangat berbahaya.

Kendati CTSI hanya melakukan riset untuk charger Apple, kami yakin hasil serupa juga akan didapatkan dari penelitian untuk charger lain pada umumnya, seperti charger Android.

CTSI memberi tips untuk menjaga rumah dan barang pribadi Anda jika Anda merasa menggunakan pengisi daya yang mungkin tidak otentik:

1. Hanya gunakan charger asli berlisensi untuk produk Anda.
2. Jangan mengisi daya berlebihan. Setelah selesai mengisi daya, cabut perangkat dan charger dari stop kontak.
3. Jangan tutupi perangkat saat sedang diisi. Dan jangan meletakkannya di bawah bantal pada malam hari atau tempat tidur.
4. Jangan gunakan charger rusak (retak atau kabel robek) atau yang sudah tidak berfungsi dengan baik.

Latest