Saturday, October 19, 2019
Home News Aplikasi Game Lokal Selalu Ramai Peminat

Aplikasi Game Lokal Selalu Ramai Peminat

-

game smartphone

Jakarta, Selular.ID – Masyarakat Indonesia tak dipungkiri cenderung masih senang mengkonsumsi konten asing dibanding aplikasi ‘made in indonesia’ sendiri. Padahal bicara kualitas, konten-konten lokal memiliki potensi untuk berkompetisi dengan konten asing.

Anton Soeharyo, Co-Founder and CEO of Touchten Games, mengutarakan bahwa industri konten game lokal belum bisa menyamai game asing karena masalah kalah jam terbang dan finansial.

“Sebenarnya, kalau kita lihat kembali karena kurangnya game studio yang membuat game berkualitas. Kualitas bukan berarti jelek. Tapi lebih kepada, terkubur sama game-game asing yang lebih berpengalaman dan dana yang jor-joran,” jelasnya.

Menurutnya, industri konten lokal selalu punya potensi untuk bertumbuh. Misalnya di Tiongkok, ada 900 mobile app berbasis Android yang dibuat developer lokal. Hal ini yang membuat mereka tidak lagi memerlukan aplikasi luar seperti Google dan Facebook.

Begitu pula dengan Touchten Games yang membuat aplikasi game Warung Chain. Game ini menuai sukses, di mana dalam sepuluh hari launching sudah dapat 1 juta download. “Berarti di sana ada demand. Di market manapun, para pengguna sebenarnya haus akan konten lokal sebut saja Thailand, Jepang, Korea, dan China,” katanya.

Untuk produk, Anton menyarankan pengembang software harus kreatif dan inovatif dalam membuat produknya. Seain itu, pengembang aplikasi juga harus melihat target pasar yang akan dituju. Agar usahanya berjalan, pilih target pasar yang memiliki peluang kebutuhan paling besar atau pasarnya banyak. Kemudian baru menentukan model bisnis yang cocok, apakah akan bermain di tingkat retail ataupun korporasi, bisa bermain secara gratisan ataupun yang berbayar.

“Game developer jangan putus asa dan langsung takut. Belajar di event-event dan buatlah game bertemakan lokal,” kata.

Latest