spot_img
BerandaNewsKado Pahit Telkom, Terlempar Dari Tiga Besar ARA

Kado Pahit Telkom, Terlempar Dari Tiga Besar ARA

-

Alex J, Sinaga, punya tugas berat menjadikan Telkom tak sekedar jago kandang

Jakarta, Selular.ID – Ajang bergengsi yang digelar saban tahun, yakni Annual Report Award (ARA) 2015 yang diumumkan akhir September 2016 lalu, menjadi berita pahit bagi Telkom. Perusahaan papan atas ini terlempar dari posisi tiga besar dibandingkan tahun  sebelumnya (ARA 2014).

ARA adalah sebuah ajang kontestasi buku laporan tahunan perusahaan-perusahaan baik go public maupun non go public sebagai bagian dari transparansi.  Banyak aspek yang dinilai terutama menyangkut pelaksanaan GCG, pengungkapan analisa dan pembahasan manajemen atas kinerja manajemen, dan juga pengungkapan informasi keuangan.

Sebagai perusahaan go public, Telkom tentu juga dituntut untuk mampu menyajikan kinerja akuntabilitas serta keterbukaan informasinya melalui buku annual report mereka yang dilombakan, bersaing dengan puluhan perusahaan lain di katagori yang sama.

Telkom

Berdasarkan riset Selular, Telkom muncul timbul tenggelam dalam ajang ARA. Sejak 2011 hingga 2013, perusahaan ini tidak berhasil masuk tiga besar pada katagori BUMN Non Keuangan Listed. Kemudian pada ARA 2014, BUMN telekomunikasi ini kembali naik podium pada rangking ketiga. Telkom hanya kalah dari Aneka Tambang dan Semen Indonesia. Sayang pada tahun ini atau ARA 2015, Telkom kembali harus gigit jari. Pemuncaknya masing-masing adalah Asuransi Jasa Indonesia, Pupuk indonesia dan Pembangunan Perumahan.

Menjadi juara ARA bagi perusahaan sekelas Telkom yang bercita-cita menjadi king of digital di Asia tentu sebuah kebanggaan yang akan menaikkan reputasi dan kredibitas. Namun, mempertahankan juara atau bisa masuk pada posisi tiga besar tidaklah mudah. Meskipun banyak juga perusahaan-perusahaan papan atas yang mampu bertahan bahkan langganan juara dari tahun ke tahun.

Baca juga :  Akses Layanan RS secara Online Bisa dengan Aplikasi Robocall

Kegagalan mengulang sukses pada ARA 2014, tentu merupakan kado pahit bagi manajemen Telkom yang dipimpin Alex J. Sinaga. Seperti kita ketahui, Desember mendatang, merupakan tahun kedua Alex menahkodai Telkom. Kegagalan di ajang ARA 2015 juga bisa menghantui Alex, yang saat ini tengah berjuang melawan rencana perubahan regulasi yang digulirkan pemerintah, terkait interkoneksi dan revisi PP 52/53 yang berpotensi memangkas revenue Telkom sangat dalam.

spot_img

Artikel Terbaru