Tuesday, August 20, 2019
Home Fokus Ririek Adriansyah : Tak Mudah Menjalankan Bisnis MVNO

Ririek Adriansyah : Tak Mudah Menjalankan Bisnis MVNO

-

Ririek Adriansyah, Dirut Telkomsel

Ririek Adriansyah, Dirut Telkomsel

Kupang, Selular.ID – Seiring dengan rencana pemerintah untuk merevisi PP 52 dan 53 yang saat ini masih dalam pembahasan, iindustri selular ke depannya dipastikan akan lebih dinamis. Pasalnya, berbagai model bisnis akan berkembang karena munculnya para pemain MVNO (Mobile Virtual Network Operator). Dengan MVNO, operator punya kepanjangan tangan dalam menjangkau segmen pasar yang lebih niche berdasarkan komunitas atau kelompok pengguna tertentu.

Direktur Utama Telkomsel Rriek Adriansyah, mengapresiasi langkah regulator yang ingin mendorong tumbuhnya pemain-pemain MVNO di masa depan. Menurutnya,  sukses pemain MVNO seperti Virgin (Virgin Group) dan Tune (Air Asia Group) bisa dijadikan benchmark oleh Indonesia mengingat pasar yang masih terbuka luas khususnya pengguna layanan data.

Meski peluang untuk berkembang cukup besar, Ririek menambahkan, model bisnis MVNO perlu kajian lebih mendalam. Pasalnya, kompetisi antar operator saja hingga saat ini masih terbilang ketat memaksa para pemain untuk menerapkan tarif yang mencapai bottom.
“Untuk bisa tumbuh para pemain MVNO memerlukan margin yang cukup. Namun dengan tarif yang terbilang murah yang diterapkan MNO, maka dari sisi harga sulit bagi pemain MVNO untuk bisa bersaing”, ujar Ririek di sela-sela media trip Telkomsel ke Pulau Alor dan Labuan Bajo (22-26/8).

Tak dapat dipungkiri, Ririek mengatakan bahwa di Indonesia karakteristik pengguna sebagian besar masih menempatkan tarif sebagai standar, sebelum masuk ke service dan kualitas jaringan. Jadi, jika harga yang diterapkan pemain MVNO tak bisa compete dengan MNO, maka sulit bagi mereka untuk bisa memenangkan persaingan, imbuh Ririek.

Latest